Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Gara-gara Ini AS Terancam Nambah Utang Rp 53 Ribu Triliun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 30 Juni 2025 | 14:30 WIB
Gara-gara Ini AS Terancam Nambah Utang Rp 53 Ribu Triliun
Ilustrasi Utang (Freepik.com/rawpixel-com)

Suara.com - Amerika Serikat mendapatkan ancaman baru terkait ekonominya. Apalagi, adanya RUU anggaran yang luas di Senat AS dapat memangkas cakupan asuransi kesehatan bagi hampir 12 juta warga Amerika.

Serta menambah utang sebesar 3,3 triliun dolar AS atau sekitar Rp53.790 ribu triliun. Dalam hal ini, anggota parlemen Demokrat telah memimpin kritik terhadap RUU tersebut.

Angka-angka CBO menghitung pemotongan dana perawatan kesehatan sebesar 1 triliun dolar jika tindakan tersebut disahkan.

Terutama karena usulan pemangkasan lebih dari triliun dolar AS terhadap anggaran layanan kesehatan, termasuk program Medicaid, yang selama ini menjadi sandaran jutaan warga lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat berpenghasilan rendah

"Ini adalah pemotongan layanan kesehatan untuk mendanai pemotongan pajak bagi orang-orang kaya. Sangat sederhana," kata Senator Demokrat Mark Warner kepada BCC.

Versi terbaru dari RUU tersebut diajukan dalam pemungutan suara Senat 51-49 pada Sabtu malam. Dua anggota Partai Republik - Tillis dan Rand Paul dari Kentucky - bergabung dengan Demokrat dalam menentang langkah tersebut. Paul mengatakan bahwa ia menentang RUU tersebut karena RUU tersebut menaikkan batas utang AS.

Tillis mengatakan bahwa RUU tersebut akan menghabiskan dana perawatan kesehatan negara bagiannya hingga miliaran dolar.

Sementara para senator memperdebatkan RUU tersebut pada hari Minggu, tidak jelas apakah RUU tersebut memiliki cukup dukungan untuk akhirnya disahkan.

Partai Republik memiliki mayoritas kecil di Senat, dengan 53 kursi. Wakil Presiden JD Vance memiliki suara penentu sehingga partai tersebut hanya mampu membiayai tiga pembelot.

Senator Demokrat menggunakan aturan majelis untuk memaksakan pembacaan RUU setebal hampir 1.000 halaman selama 16 jam dalam upaya untuk menunda pemungutan suara atas pengesahannya.

Berdasarkan aturan Senat, anggota parlemen sekarang memiliki waktu 20 jam untuk memperdebatkan RUU tersebut.

Diperkirakan bahwa Demokrat akan menggunakan seluruh waktu mereka untuk menunda pemungutan suara lebih lanjut, sementara Partai Republik mencoba mempercepat prosesnya.

Anggota parlemen juga dapat mengusulkan amandemen terhadap RUU tersebut. Jika RUU yang direvisi disahkan Senat, RUU tersebut masih harus dikembalikan ke DPR untuk persetujuan akhir sebelum diserahkan ke meja presiden untuk ditandatangani menjadi undang-undang.

Trump telah mendorong agar RUU tersebut disahkan Kongres sebelum batas waktu yang ditetapkan sendiri pada tanggal 4 Juli. Gedung Putih mengatakan bahwa kegagalan untuk meloloskannya akan menjadi "pengkhianatan terbesar".

Pada hari Sabtu, ia menyebut suara Senat untuk memajukan RUU tersebut sebagai "kemenangan besar". Namun, pemotongan yang diusulkan RUU tersebut terhadap Medicaid, sebuah program perawatan kesehatan yang diandalkan oleh jutaan warga Amerika lanjut usia, penyandang disabilitas, dan berpenghasilan rendah, telah menjadi titik api politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Rumah Tanpa Utang Asing, Menteri Ara: Perintah Prabowo Kita Berdiri di Kaki Sendiri

Proyek Rumah Tanpa Utang Asing, Menteri Ara: Perintah Prabowo Kita Berdiri di Kaki Sendiri

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 20:04 WIB

Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 13:23 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 21:05 WIB

Terkini

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39 WIB

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:56 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:24 WIB

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:43 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB