Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indef Sebut Pertumbuhan Ekonomi Bisa di Bawah 5 Persen, Ancaman Utang dan Belanja Mengintai!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 02 Juli 2025 | 13:25 WIB
Indef Sebut Pertumbuhan Ekonomi Bisa di Bawah 5 Persen, Ancaman Utang dan Belanja Mengintai!
Suasana gedung-gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (31/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memangkas target pertumbuhan menjadi 5 persen, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) justru memprediksi realitasnya akan jauh lebih rendah.

Sorotan tajam kini mengarah pada defisit fiskal yang membengkak dan potensi beban utang yang kian membesar, mengancam stabilitas ekonomi nasional.

"Realitasnya akan lebih rendah," kata peneliti INDEF dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) INDEF 2025 via Zoom, Rabu (2/7/2025).

Prediksi pesimis ini didasari oleh adanya defisit fiskal sebesar 2,78 persen pada semester awal tahun ini, sebuah angka yang memicu kekhawatiran serius di kalangan ekonom.

Esther Sri Astuti memperingatkan bahwa melambungnya defisit fiskal akan berdampak langsung pada porsi pembayaran utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ia memprediksi porsi ini akan melonjak hingga 40 persen. "Ini tidak sekadar tekanan fiskal, tetapi ada multiplier effect yang sangat luar biasa," ujarnya, mengisyaratkan dampak domino yang bisa merembet ke berbagai sektor ekonomi.

Tidak hanya itu, Esther juga menyoroti potensi berkurangnya belanja kementerian/lembaga (KL) dan transportasi daerah. Jika ini terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan di tingkat nasional, tetapi juga di daerah-daerah.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang pernah digaungkan tidak akan terwujud apabila pemerintah terus-menerus mengeluarkan kebijakan yang bersifat kontraktif atau mengerem belanja.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memang telah mengumumkan pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 pada kisaran 4,7 sampai 5,0 pada semester kedua," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Senin (1/7/2025). Ini adalah koreksi dari target sebelumnya, yang menunjukkan adanya penyesuaian terhadap realitas ekonomi global dan domestik.

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia juga sejalan dengan laporan World Economic Outlook edisi April 2025 dari Dana Moneter Internasional (IMF). IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia, dan Indonesia tidak luput dari koreksi. IMF memprediksi ekonomi Indonesia pada 2025 hanya akan tumbuh 4,7 persen, turun dari ramalan sebelumnya yang mencapai 5,1 persen.

Koreksi ini, menurut Sri Mulyani, dilakukan seiring peningkatan eskalasi perang dagang imbas pengumuman tarif resiprokal Amerika Serikat. Dampak perang dagang ini terasa di berbagai belahan dunia, memicu perlambatan ekonomi global.

IMF mengoreksi ramalan pertumbuhan ekonomi Tanah Air menjadi 0,4 persen lebih rendah dari prediksi sebelumnya, namun Sri Mulyani mengklaim koreksi IMF terhadap perekonomian Indonesia masih lebih baik dibanding negara lain seperti Thailand, Vietnam, Filipina, bahkan Meksiko yang mengalami revisi penurunan lebih dalam.

"Exposure dari perdagangan internasional mereka lebih besar dan dampak atau hubungan dari perekonomian mereka terhadap AS juga lebih besar," ucap Sri Mulyani, menjelaskan alasan di balik koreksi yang lebih dalam pada negara-negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:16 WIB

Rapat Bahas Defisit APBN, DPR Malah Usul Anggaran iPad ke Sri Mulyani

Rapat Bahas Defisit APBN, DPR Malah Usul Anggaran iPad ke Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:10 WIB

Sri Mulyani Ungkap Strategi RAPBN 2026 di Bawah Perintah Prabowo

Sri Mulyani Ungkap Strategi RAPBN 2026 di Bawah Perintah Prabowo

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 16:52 WIB

Terkini

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB