Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Banggar DPR Putuskan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp 16.300-16.800

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 03 Juli 2025 | 15:57 WIB
Banggar DPR Putuskan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp 16.300-16.800
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.

Suara.com - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui asumsi makro ekonomi Indonesia untuk semester II-2025. Hal ini diputuskan dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang dipimpin oleh Ketua Badan Anggaran Said Abdullah.

Dalam rapat kerja ini, Banggar DPR memutuskan nilai tukar rupiah pada level Rp16.300 hingga Rp 16.800 per dolar AS untuk semester II-2025 . Menariknya, target ini ditetapkan lebih tinggi dari APBN, sebesar Rp 16.000 per dolar AS.

"Realisasi nilai tukar rupiah sepanjang smester I tahun 2025 menunjukkan kecenderungan depresiatif yang dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik," kata Said dalam rapat Banggar di Gedung DPR, Kamis (3/7/2025).

Tidak hanya itu, DPR dan pemerintah juga menyepakati usulan penerima untuk pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,7 persen hingga 5 persen. Sementara itu, inflasi dipatok di kisaran lebih tinggi, yakni 2,2 persen sampai 2,6 persen.

Sedangkan, realisasi rata-rata harga minyak diperkirakan di kisaran 66- 94 dolar A/ per barel pada semester II-2025. Sementara itu, di dalam outlook, Pemerintah mematok, harga minyak sepanjang 2025 masih dalam jangkauan APBN sekitar 68-82 dolar per barel. Batas atas harga ini masih sesuai dengan asumsi makro di dalam APBN 2025.

Kemudian, outlook asumsi dari lifting minyak sebesar 593-597 ribu barel per hari (bph) pada semester II nanti.

Sedangkan, target lifting gas sebesar 976-980 ribu Barel Setara Minyak per Hari (rbsmph) di saat yang sama.

Menurut, pemerintah lifting minyak ini meningkat karena ada tambahan dari Banyu Urip.

Namun, proyeksi untuk semester II ini masih lebih rendah dari APBN 2025, yakni 605 ribu bph. Lalu, lifting gas masih di bawah 1 juta, yaitu 976-980 ribu bsmph di semester kedua. Ini berada di bawah target awal APBN 2025, 1,05 juta bsmph.

Dalam rapat ini, Said meminta persetujuan kepada seluruh anggota Banggar DPR RI.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga nilai tukar rupiah di tahun ini. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa kondisi dolar Amerika saat ini masih stabil.

Namun, pihaknya akan terus mewaspadai gejolak dolar AS yang bisa memengaruhi ekonomi Indonesia. "Memang dolar sekarang cukup stabil. Kita tidak tahu gejolak akan naik. Kami akan jaga nilai tukar rupiah dan kami turunkan stabil," kata Gubernur BI dalam raker bersama Banggar.

Lanjutnya, nilai tukar rupiah yang bisa mencapai Rp16.900 saat lebaran dikarenakan gejolak ekonomi global. Apalagi, pengumuman tarif dari Presiden Amerika Serikat membuat tekanan pada gejolak ekonomi.

"Hari ini bisa diturunkan di bawah Rp16.200 kami akan menjaga stabilitas lebih lanjut tahun ini Rp16.100," katanya.

Kata dia, pertumbuhan ekonomi juga akan ditargetkan hanya mencapai 4,6 persen pada tahun ini. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi global juga tertekan. Salah satunya Amerika dan China yang menjadi mitra dagang utama Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Jadi Biang Kerok Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Amerika Serikat Jadi Biang Kerok Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 12:18 WIB

Bank Indonesia Siapkan Strategi Bawa Nilai Tukar Rupiah ke Kisaran Rp 15.000

Bank Indonesia Siapkan Strategi Bawa Nilai Tukar Rupiah ke Kisaran Rp 15.000

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 14:51 WIB

Perkasa di Akhir Pekan, Rupiah Berada di Level Rp16.217 Terhadap Dolar AS

Perkasa di Akhir Pekan, Rupiah Berada di Level Rp16.217 Terhadap Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 19:56 WIB

Terkini

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:17 WIB