AS Beri Diskon Tarif ke Vietnam, Indonesia Gigit Jari! Negosiasi Masih Buntu?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 03 Juli 2025 | 16:55 WIB
AS Beri Diskon Tarif ke Vietnam, Indonesia Gigit Jari! Negosiasi Masih Buntu?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan bahwa hingga kini, negosiasi Indonesia dengan AS terkait potongan tarif masih jauh dari kata sepakat. Namun, Airlangga menenangkan, Indonesia tidak sendiri. (Foto: Fadil-Suara.com)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru saja memberikan potongan tarif resiprokal kepada Vietnam sebesar 20 persen.

Kesepakatan ini sontak menjadi sorotan, mengingat Indonesia yang sejak awal gencar bernegosiasi justru masih gigit jari. 

Padahal, tawaran 'paket komplit' senilai puluhan miliar dolar AS sudah disodorkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan bahwa hingga kini, negosiasi Indonesia dengan AS terkait potongan tarif masih jauh dari kata sepakat. Namun, Airlangga menenangkan, Indonesia tidak sendiri.

"Ya, kalau yang belum juga kan banyak. Lebih dari 100 negara. Yang sudah deal baru UK, kemudian China, dan Vietnam. China pun masih berlaku sementara, 90 hari saja," ujar Airlangga di kantornya, Kamis (3/7/2025).

Airlangga menjelaskan, tim negosiasi Indonesia saat ini masih berjuang di Washington. Mereka bergabung dengan India, Jepang, Uni Eropa, bahkan Malaysia dan Vietnam (yang kini sudah mendapatkan kesepakatan) untuk melobi pemerintah AS. Negosiasi ini melibatkan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) serta Departemen Perdagangan dan Keuangan AS.

"Dan ini juga sudah secara tertulis memasukkan dan membahas dengan USTR maupun Secretary of Commerce and Treasury," beber Airlangga.

Indonesia sendiri bukannya tanpa upaya. Pemerintah telah mengajukan paket tawaran fantastis kepada AS, yakni pembelian komoditas AS plus komitmen investasi senilai US$ 34 miliar atau sekitar Rp 547 triliun (kurs Rp 16.100). Paket ini diharapkan dapat membalikkan neraca dagang AS yang selama ini defisit terhadap Indonesia, mencapai US$ 19 miliar.

Namun, harapan itu kini berbanding terbalik dengan kenyataan. Vietnam yang neraca perdagangannya dengan AS jauh lebih surplus ketimbang Indonesia, justru mendapatkan potongan tarif hingga 20 persen. Sementara Indonesia, masih diganjar tarif impor hingga 32 persen. Sebuah ironi yang patut dipertanyakan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS

BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:33 WIB

Pemerintah Luncurkan Program KUR Perumahan Untuk Tipe 36

Pemerintah Luncurkan Program KUR Perumahan Untuk Tipe 36

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:10 WIB

Indonesia Borong Energi AS Senilai Rp251 Triliun Demi Hindari Tarif Tinggi

Indonesia Borong Energi AS Senilai Rp251 Triliun Demi Hindari Tarif Tinggi

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:52 WIB

Terkini

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:45 WIB

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Saat Seorang Pelacur Merindukan Surga: Ulasan Mendalam Novel Re: dan peRempuan

Saat Seorang Pelacur Merindukan Surga: Ulasan Mendalam Novel Re: dan peRempuan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:41 WIB

4 Kebiasaan Ini Perlu Dihentikan Saat di Kamar Mandi, Jangan Disepelekan

4 Kebiasaan Ini Perlu Dihentikan Saat di Kamar Mandi, Jangan Disepelekan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:40 WIB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:39 WIB

×