Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026

Achmad Fauzi

Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:24 WIB
Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026
Presiden Prabowo Subianto dalam Groundbreakin Pabrik Kendaraan Listrik di Karawang.

Suara.com - Pembangunan pabrikbaterai kendaraan listrik (EV) di Karawang, Jawa Barat, yang digarap PT Industri Baterai Indonesia (IBC), ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2026.

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat produksi baterai EV dan Battery Energy Storage System (BESS) untuk kawasan Asia Tenggara dan pasar global lainnya.

Direktur Hubungan Kelembagaan IBC, Reynaldi Istanto, menjelaskan proyek ini merupakan kerja sama antara IBC dan Brunp serta Lygend (CBL), anak usaha dari Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), raksasa baterai asal Tiongkok. Groundbreaking pabrik telah dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 29 Juni 2025.

"Jadi ini diproduksi dalam negeri, tapi kapasitasnya akan meningkat sehingga bukan hanya melayani market Indonesia, tapi juga Asia Tenggara, bahkan akan menjangkau market Amerika, dan India," ujarnya di Jakarta, yang dikutip Sabtu (5/7/2025).

Ilustrasi baterai kendaraan listrik [Unsplash/Kumpan]
Ilustrasi baterai kendaraan listrik [Unsplash/Kumpan]

Rey menyebutkan bahwa kapasitas produksi awal ditargetkan sebesar 6,9 GWh, yang akan memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor regional. Kapasitas ini dirancang untuk terus ditingkatkan hingga mencapai 15 GWh, cukup untuk memproduksi baterai bagi 200 ribu hingga 300 ribu unit kendaraan listrik.

"Kapasitas ini dirancang untuk terus tumbuh agar mampu bersaing di pasar global," imbuh dia.

Pembangunan fasilitas ini diperkirakan rampung pada kuartal ketiga 2026, dan akan langsung dilanjutkan dengan uji coba produksi.

"Kita targetkan uji coba produksi langsung berjalan usai konstruksi selesai agar percepatan operasional bisa dilakukan," jelas Rey.

Proyek baterai EV ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan total nilai investasi dari hulu ke hilir mencapai sekitar USD 5,9 miliar.

baca juga

Menurutnya, proyek ini mendapat perhatian besar dari pasar internasional. Beberapa negara Asia sudah menunjukkan minat untuk menjadi pembeli sel baterai dari Karawang.

"Sudah ada off-taker, baik untuk Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), atau Battery Energy Storage System (BESS)," lanjutnya.

Selain memproduksi sel baterai, pabrik ini akan terintegrasi dengan enam sub-proyek strategis, termasuk tambang nikel laterit, fasilitas peleburan RKEF, pabrik hidrometalurgi (HPAL), pabrik bahan katoda, dan fasilitas daur ulang baterai.

Seluruh rantai pasok tersebut dibangun untuk memperkuat hilirisasi industri nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan impor.

"Hal ini menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pemasok bahan baku, tapi kini jadi pemain kunci di rantai pasok global kendaraan listrik," pungkas Rey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Prabowo Terdiam saat Berpidato di Groundbreaking Pabrik Baterai EV, Siapa Tomy Winata?

Buat Prabowo Terdiam saat Berpidato di Groundbreaking Pabrik Baterai EV, Siapa Tomy Winata?

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 19:17 WIB

Proyek Baterai Raksasa Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja, Pangkas Impor BBM

Proyek Baterai Raksasa Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja, Pangkas Impor BBM

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 16:09 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 08:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×