Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal

Achmad Fauzi

Senin, 07 Juli 2025 | 11:09 WIB
Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal
Ilustrasi Truk Milik SBMA angkut Gas Industri. [Instagram].

Suara.com - Emiten gas industri, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), membidik peluang bisnis di Kalimantan Timur (Kaltim). Pertumbuhan ekonomi Kaltim yang mencapai 4,08 persen pada Kuartal-I 2025 menjadi katalis positif bagi strategi ekspansi perusahaan di kawasan tersebut.

SBMA menilai dominasi sektor pertambangan yang menyumbang lebih dari 35 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim sebagai pintu masuk untuk memperluas pasar gas industrinya.

Direktur Operasional SBMA, Julianto Setyoadji, mengatakan perusahaan telah memperkuat posisinya di sektor pertambangan Kalimantan Tengah melalui kontrak layanan gas industri yang diperpanjang untuk tiga bulan pertama tahun ini, dengan nilai hampir Rp 1 miliar.

"Kepercayaan pelanggan terus meningkat seiring kualitas layanan dan aplikasi gas kami yang unggul," ujar Julianto seperti dilansir dari keterbukaan informasi, Senin (7/7/2025).

Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA
Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA

Tak hanya menyasar tambang, SBMA juga melirik sektor medis di Kalimantan Selatan yang menurut perusahaan menunjukkan respons sangat positif.

Julianto menyebut kebutuhan gas medis di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 100 ton per bulan, dan SBMA menggarapnya dengan serius sebagai pasar strategis.

"Kebutuhan gas medis di wilayah ini diperkirakan mencapai 100 ton per bulan. Ini menjadi pasar strategis yang kami garap secara serius," imbuh dia.

SBMA juga membidik sektor industri kimia, seperti pabrik pupuk dan kertas, yang mencatatkan nilai penjualan rata-rata lebih dari Rp100 juta per bulan. Selain itu, permintaan gas oksigen dari sektor galangan kapal (shipyard) di Kalimantan Timur turut naik hingga 10 persen, mencerminkan potensi pertumbuhan pasar yang signifikan di berbagai segmen industri.

Dalam memperluas jaringan bisnisnya, SBMA sedang menjajaki kerja sama strategis dengan beberapa perusahaan besar di sektor energi dan pertambangan, seperti Petrosea dan Adaro.

baca juga

Tak ketinggalan, sektor migas juga masuk dalam radar ekspansi SBMA melalui pendekatan berbasis layanan unggulan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

"Faktor geopolitik tentu menjadi pertimbangan, namun pendekatan berbasis service excellence menjadi kunci kemajuan kami," imbuh Julianto.

Untuk jangka panjang, SBMA menargetkan peningkatan profitabilitas hingga lebih dari 15 persen terhadap total penjualan pada tahun 2026. Target tersebut didukung oleh strategi diversifikasi bisnis yang mencakup pemanfaatan limbah produksi menjadi produk ramah lingkungan seperti paving block, sebagai bentuk efisiensi operasional sekaligus kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 23:15 WIB

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:11 WIB

Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:23 WIB

Terkini

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:52 WIB

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:48 WIB

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:46 WIB

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:37 WIB

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:35 WIB

×