Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal

Achmad Fauzi

Senin, 07 Juli 2025 | 11:09 WIB
Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal
Ilustrasi Truk Milik SBMA angkut Gas Industri. [Instagram].

Suara.com - Emiten gas industri, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), membidik peluang bisnis di Kalimantan Timur (Kaltim). Pertumbuhan ekonomi Kaltim yang mencapai 4,08 persen pada Kuartal-I 2025 menjadi katalis positif bagi strategi ekspansi perusahaan di kawasan tersebut.

SBMA menilai dominasi sektor pertambangan yang menyumbang lebih dari 35 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim sebagai pintu masuk untuk memperluas pasar gas industrinya.

Direktur Operasional SBMA, Julianto Setyoadji, mengatakan perusahaan telah memperkuat posisinya di sektor pertambangan Kalimantan Tengah melalui kontrak layanan gas industri yang diperpanjang untuk tiga bulan pertama tahun ini, dengan nilai hampir Rp 1 miliar.

"Kepercayaan pelanggan terus meningkat seiring kualitas layanan dan aplikasi gas kami yang unggul," ujar Julianto seperti dilansir dari keterbukaan informasi, Senin (7/7/2025).

Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA
Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA

Tak hanya menyasar tambang, SBMA juga melirik sektor medis di Kalimantan Selatan yang menurut perusahaan menunjukkan respons sangat positif.

Julianto menyebut kebutuhan gas medis di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 100 ton per bulan, dan SBMA menggarapnya dengan serius sebagai pasar strategis.

"Kebutuhan gas medis di wilayah ini diperkirakan mencapai 100 ton per bulan. Ini menjadi pasar strategis yang kami garap secara serius," imbuh dia.

SBMA juga membidik sektor industri kimia, seperti pabrik pupuk dan kertas, yang mencatatkan nilai penjualan rata-rata lebih dari Rp100 juta per bulan. Selain itu, permintaan gas oksigen dari sektor galangan kapal (shipyard) di Kalimantan Timur turut naik hingga 10 persen, mencerminkan potensi pertumbuhan pasar yang signifikan di berbagai segmen industri.

Dalam memperluas jaringan bisnisnya, SBMA sedang menjajaki kerja sama strategis dengan beberapa perusahaan besar di sektor energi dan pertambangan, seperti Petrosea dan Adaro.

Tak ketinggalan, sektor migas juga masuk dalam radar ekspansi SBMA melalui pendekatan berbasis layanan unggulan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

"Faktor geopolitik tentu menjadi pertimbangan, namun pendekatan berbasis service excellence menjadi kunci kemajuan kami," imbuh Julianto.

Untuk jangka panjang, SBMA menargetkan peningkatan profitabilitas hingga lebih dari 15 persen terhadap total penjualan pada tahun 2026. Target tersebut didukung oleh strategi diversifikasi bisnis yang mencakup pemanfaatan limbah produksi menjadi produk ramah lingkungan seperti paving block, sebagai bentuk efisiensi operasional sekaligus kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 23:15 WIB

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:11 WIB

Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:23 WIB

Terkini

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB