IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 15 Juli 2025 | 15:56 WIB
IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap
Di tengah badai volatilitas ekonomi dan pasar modal yang tak menentu, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia punya resep jitu bagi para investor dimana menyarankan agar berinvestasi pada instrumen reksa dana pendapatan tetap.

Suara.com - Di tengah badai volatilitas ekonomi dan pasar modal yang tak menentu, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia punya resep jitu bagi para investor dimana menyarankan agar berinvestasi pada instrumen reksa dana pendapatan tetap (fixed income fund/bond fund) yang menawarkan pendapatan pasif rutin bulanan!

Strategi ini disebut sebagai langkah cerdas untuk menghadapi ketidakpastian yang masih membayangi.

M. Arief Maulana, Head of Wealth Management Mirae Asset, menjelaskan bahwa ketidakpastian makroekonomi yang tinggi dan volatilitas pasar yang meningkat saat ini justru bisa menjadi momentum emas bagi investor. Momentum untuk apa? Tentu saja untuk berinvestasi pada instrumen yang relatif stabil dan menjanjikan pendapatan rutin.

“Reksa dana pendapatan tetap pendapatan pasif rutin bulanan (monthly passive income bond fund) menjadi alternatif yang strategis, apalagi di tengah volatilitas dan ketidakpastian yang tinggi seperti sekarang,” ujar Arief dalam acara Media Day: July 2025 by Mirae Asset hari ini, Selasa (15/7/2025).

Terkait volatilitas dan ketidakpastian ekonomi yang tinggi, Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, membeberkan fakta menarik. Saat ini, terjadi tren capital outflow yang cukup besar di pasar saham Indonesia.

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih "hijau" tipis, tercatat menguat ke 7.091 dari posisi akhir tahun 7.079, namun aliran dana asing justru bergerak keluar (foreign outflow) sebesar Rp57,9 triliun sejak awal tahun (YTD) hingga 11 Juli 2025. Bahkan sepanjang Juli, foreign outflow sudah mencapai Rp4,3 triliun. Ini menunjukkan bahwa kenaikan IHSG lebih banyak didukung oleh investor domestik.

Nah, di sisi lain, ceritanya justru terbalik di pasar obligasi. Tren harga obligasi masih menunjukkan kenaikan (dan penurunan imbal hasil/yield). Pasar obligasi malah kebanjiran aliran dana asing masuk (foreign inflow) yang cukup besar. Sepanjang Juli, tercatat nett buy asing Rp17,2 triliun month-to-date (MTD), atau Rp70 triliun YTD. Fenomena ini dipengaruhi oleh pemangkasan BI Rate pada semester I/2025 dan ekspektasi penurunan The Fed Fund Rate (FFR) pada semester II/2025.

Rully memprediksi suku bunga BI Rate masih akan ditahan pada 5,5% hingga akhir tahun. Langkah ini dilakukan sembari menunggu penyesuaian dari perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. Likuiditas perbankan juga diprediksi akan lebih longgar di semester II/2025, yang berpotensi mendorong kenaikan harga obligasi dan penurunan yield-nya. Perlu diingat, pergerakan harga dan yield obligasi memang bertolak belakang di pasar.

Menariknya, Rully juga menyoroti tekanan dari Donald Trump agar The Fed menurunkan FFR secara agresif. Namun, Mirae Asset memprediksi Bank Sentral AS akan tetap berhati-hati dan melihat perkembangan data ekonomi untuk menentukan seberapa besar dan seberapa cepat penurunan suku bunga ke depan.

baca juga

Dalam acara bertema "Fixed Income Fund: A Smart Move Amid Economic Volatility" itu, Mirae Asset juga meresmikan kemitraan strategisnya dengan PT Sucorinvest Asset Management. Kemitraan ini akan mendistribusikan produk Sucorinvest Monthly Income Fund (SMIF) melalui platform reksa dana NAVI by Mirae Asset.

NAVI by Mirae Asset adalah platform digital Mirae Asset yang berperan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Arief mengatakan bahwa kehadiran SMIF di NAVI akan membuka akses lebih luas bagi investor ritel terhadap produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar: pendapatan bulanan, risiko relatif lebih rendah, dan dikelola oleh manajer investasi terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Histori Pergerakan Saham Prajogo Pangestu dan Update Harganya

Histori Pergerakan Saham Prajogo Pangestu dan Update Harganya

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 07:57 WIB

Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini

Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 16:53 WIB

Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis

Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 16:30 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×