Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 14 Juli 2025 | 16:53 WIB
Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menghijau pada perdagangan Senin, 14 Juli 2025. IHSG dari awal hingga akhir perdagangan terus bergerak di zona hijau.

Mengutip data RTI Business, IHSG ditutup menguat ke level 7.097 atau naik 49,71 poin, secara presentase naik 0,71 persen.

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 24,29 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 19,07 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,78 juta kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 188 saham bergerak naik, sedangkan 418 saham mengalami penurunan, dan 198 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, Meri, SSIA, NRCA, PTRO, PSAT, BLOG, BREN, DNAR, CUAN, ASPI, BRPT, PMUI, DSSA, COIN.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, IOTF, MINA, FILM, PTMP, PACK, NINE, BBHI, KRYA, JATI, SMBR, MPPA, BMRI, KPIG, NICE, ERAL.

Phintraco sekuritas dalam riset hariannya, melihat, penguatan IHSG ini membawa indeks berhasil menembus resistance teknikal penting di atas rata-rata pergerakan 200 hari (MA200) yang berada di sekitar level 7.082.

Meski begitu, secara teknikal, penguatan IHSG tampak belum sepenuhnya solid. Indikator Stochastic RSI saat ini berada di area overbought, yang mengindikasikan potensi koreksi dalam jangka pendek.

Selain itu, volume jual juga mulai meningkat, memberikan sinyal bahwa investor mulai mengambil aksi ambil untung setelah reli teknikal yang terjadi beberapa hari terakhir. Di sisi lain, indikator MACD masih menunjukkan momentum positif, mencerminkan tren naik belum sepenuhnya berakhir.

Melihat kondisi tersebut, analis memperkirakan bahwa IHSG berpeluang mengalami pullback jangka pendek untuk menutup gap yang masih terbuka di sekitar level 7.055. Level support penting saat ini berada di area 7.050, sementara pivot di 7.100 dan resistance jangka pendek berada di kisaran 7.150. Pergerakan indeks ke depan akan sangat ditentukan oleh sentimen eksternal dan hasil data ekonomi global yang dirilis pekan ini.

Dari sisi global, pelaku pasar mencermati data neraca perdagangan China yang mencatat surplus signifikan sebesar USD 114,77 miliar pada Juni 2025, naik dari US$103,22 miliar pada Mei. Kenaikan surplus ini ditopang oleh pertumbuhan ekspor yang mencapai 5,8 persen secara tahunan (YoY), lebih tinggi dari pertumbuhan impor sebesar 1,1 persen YoY.

Namun demikian, hubungan dagang dengan Amerika Serikat menunjukkan tren penurunan, dengan ekspor ke AS menyusut 16,1 persen YoY dan impor dari AS turun 15,5 persen YoY. Meskipun demikian, surplus perdagangan China dengan AS tetap meningkat menjadi USD 26,57 miliar, dari sebelumnya USD 18 miliar.

Pasar juga menanti rilis data pertumbuhan ekonomi Tiongkok untuk kuartal II-2025 yang dijadwalkan keluar Selasa (15/7). Ekonomi Negeri Tirai Bambu diperkirakan tumbuh 5,1 persen YoY, sedikit melambat dari 5,4% pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, penjualan ritel dan produksi industri bulan Juni juga diproyeksikan melemah masing-masing ke 5,6 persen YoY dan 5,6 persen YoY dari sebelumnya 6,4 persen dan 5,8 persen.

Dari Amerika Serikat, investor global menanti data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) Juni yang akan menjadi petunjuk penting arah kebijakan Federal Reserve ke depan. CPI utama diperkirakan naik menjadi 2,7 persen YoY dari 2,4 persen pada Mei, sedangkan inflasi inti (core CPI) diprediksi meningkat menjadi 3 persen YoY dari sebelumnya 2,8 persen. Data ini akan sangat memengaruhi ekspektasi pasar terkait potensi perubahan suku bunga acuan oleh The Fed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis

Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 16:30 WIB

Saham COIN Terus Melonjak, Analis Beberkan Prospek ke Depan

Saham COIN Terus Melonjak, Analis Beberkan Prospek ke Depan

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 14:46 WIB

IHSG Bergerak Menghijau di Senin Pagi, Tapi Rawan Terkoreksi

IHSG Bergerak Menghijau di Senin Pagi, Tapi Rawan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 09:11 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB