Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 21 Juli 2025 | 16:04 WIB
Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump
Anthony Salim

Suara.com - Emiten Grup Salim, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), diperkirakan akan mendapatkan berkah dari kesepakatan Tarif Trump yang baru, terutama soalnya bebas impor gandum.

Pasalnya, kesepakatan itu memberikan peluang ICBPuntuk menekan biaya produksi, mengingat gandum merupakan bahan baku utama tepung terigu yang menjadi fondasi produk andalan mereka, yakni mi instan.

Seperti dikutip dari riset Samuel Sekuritas, Senin, 21 Juli 2025, ICBP dilaporkan mencatat pertumbuhan penjualan yang bervariasi sebesar 1,3 persen secara tahunan (year-on-year) pada kuartal pertama tahun 2025.

Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja beragam dari empat segmen utama perusahaan. Segmen mi instan tetap menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 1,6 persen dan kontribusi sebesar 73,9 persen terhadap total pendapatan. Sementara itu, segmen produk susu mencatat penurunan sebesar 1,6 persen dan berkontribusi 13,5 persen. Segmen bumbu makanan justru mencatat kenaikan signifikan sebesar 5,4 persen, diikuti segmen makanan ringan yang tumbuh 3,8 persen.

Produk Indomie rasa Soto Mie/(Instagram @indomie).
Produk Indomie rasa Soto Mie/(Instagram @indomie).

"Meskipun demikian, tekanan biaya tetap membayangi kinerja perusahaan. Laba kotor ICBP turun 4,0 persen, dan laba operasional (EBIT) turun tajam sebesar 8,2 persen pada kuartal yang sama," tulis Samuel Sekuritas  dalam risetnya.

Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh depresiasi nilai tukar Rupiah dan kenaikan harga bahan baku yang berbasis dolar Amerika Serikat, seperti minyak sawit mentah (CPO) dan minyak kedelai, yang mengalami lonjakan harga hingga 10,2 persen secara tahunan.

Kendati demikian, ICBP berhasil mencatatkan laba bersih hampir Rp 2,7 triliun, tumbuh 13,0 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini terutama didorong oleh kontribusi dari entitas asosiasi dan usaha patungan.

Di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan daya beli masyarakat yang masih lemah, permintaan terhadap mi instan diperkirakan tetap kuat. Mi instan dinilai sebagai solusi makanan murah dan mengenyangkan, menjadikannya pilihan utama masyarakat dalam kondisi sulit.

ICBP, yang menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar mi instan di Indonesia, dinilai memiliki posisi yang sangat kuat untuk menangkap peluang dari fenomena "down-trading" atau pergeseran konsumen dari produk premium ke produk yang lebih terjangkau.

Dalam pandangan Samuel Sekuritas, penghapusan tarif impor gandum oleh AS akan menjadi katalis positif bagi ICBP ke depan. Harga tepung terigu yang lebih murah berpotensi membantu perusahaan menekan tekanan biaya produksi, sekaligus menjaga margin keuntungan.

Dari sisi valuasi, saham ICBP dianggap atraktif dengan proyeksi price-to-earnings ratio (PER) tahun 2026 sebesar 10,6 kali dan rasio PEG sebesar 0,8 kali. Samuel Sekuritas menetapkan target harga saham ICBP di level Rp 14.000 per lembar, mencerminkan potensi kenaikan sebesar 34,6 persen dari posisi saat ini.

Meski prospeknya menjanjikan, Samuel Sekuritas juga mewanti-wanti beberapa risiko yang masih mengintai, antara lain potensi pelemahan nilai tukar Rupiah secara berkelanjutan serta potensi kenaikan harga bahan baku, terutama dalam kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Namun secara keseluruhan, emiten Grup Salim ini dipandang berada dalam posisi yang cukup strategis untuk memetik keuntungan dari perubahan kebijakan global dan dinamika pasar domestik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Makanan-Minuman Sambut Cuan Lewat Genjot Ekspor ke AS, Setelah Tarif Trump Turun

Pengusaha Makanan-Minuman Sambut Cuan Lewat Genjot Ekspor ke AS, Setelah Tarif Trump Turun

Bisnis | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:18 WIB

Selain Minyak Mentah-LPG, Pemerintah Masukkan BBM Dalam Daftar Impor Energi dari AS

Selain Minyak Mentah-LPG, Pemerintah Masukkan BBM Dalam Daftar Impor Energi dari AS

Bisnis | Sabtu, 19 Juli 2025 | 11:00 WIB

Balas Budi Donald Trump, RI Gelontorkan Rp240 Triliun Beli Energi dari Amerika Serikat

Balas Budi Donald Trump, RI Gelontorkan Rp240 Triliun Beli Energi dari Amerika Serikat

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 20:59 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB