Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas, Trump Jadi Biang Kerok?

Achmad Fauzi

Senin, 21 Juli 2025 | 17:18 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas, Trump Jadi Biang Kerok?
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan sore ini, ditutup turun 26 poin ke level Rp 16.323 per USD, setelah sempat terdepresiasi hingga 50 poin dari penutupan sebelumnya di Rp16.295.

Menurut pengamat mata uang Ibrahim Assuabi, tekanan terhadap rupiah berasal dari memburuknya sentimen eksternal, terutama meningkatnya ketidakpastian arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

"Pasar saat ini gelisah menyusul laporan Wall Street Journal yang menyebut Uni Eropa tengah menyiapkan tindakan balasan atas kebijakan tarif Trump. Hal ini membuat investor enggan mengambil risiko dan memilih aset safe haven," ujarnya dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).

Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (15/5/2025) [Suara.com/ANTARA]
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (15/5/2025) [Suara.com/ANTARA]

Pernyataan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick pada akhir pekan lalu yang menegaskan bahwa 1 Agustus merupakan tenggat waktu ketat pemberlakuan tarif antara 20 hingga 50 persen terhadap negara-negara ekonomi utama, turut menambah tekanan pada mata uang pasar berkembang, termasuk rupiah.

Terlebih lagi, Lutnick juga menekankan bahwa meskipun negosiasi tetap terbuka, AS akan tetap memulai penarikan tarif pada tanggal tersebut.

Di sisi lain, tensi geopolitik pun meningkat setelah Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap pembeli ekspor Rusia jika Moskow tidak menyetujui kesepakatan damai dalam 50 hari. Ketegangan global yang membesar ini menambah ketidakpastian yang membebani pasar keuangan dunia.

Kondisi politik di Asia juga tidak memberikan dukungan berarti. Hasil pemilu majelis tinggi Jepang yang digelar akhir pekan lalu menunjukkan bahwa Partai Demokrat Liberal (LDP) kehilangan mayoritas di parlemen, hanya meraih 47 dari 248 kursi. Hal ini memunculkan keraguan atas stabilitas pemerintahan Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang juga menghadapi tekanan terkait negosiasi dagang dengan AS.

Sementara dari dalam negeri, kondisi ekonomi masih dibayangi oleh lambatnya realisasi belanja pemerintah. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2025 diperkirakan tidak jauh berbeda dari kuartal sebelumnya yang tercatat 4,87 persen secara tahunan, meskipun periode tersebut mencakup musim libur sekolah.

Konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari 54 persen terhadap PDB, hanya tumbuh 4,89 persen YoY, sedangkan konsumsi pemerintah justru terkontraksi 1,38 persen.

baca juga

"Pemerintah memang telah membuka blokir anggaran senilai Rp 134,9 triliun hingga akhir Juni, namun serapannya masih belum optimal. Dari total pagu belanja negara Rp 3.621,3 triliun, realisasinya baru mencapai Rp 1.406 triliun atau sekitar 38,8 persen," jelas Ibrahim.

Upaya stimulus seperti diskon transportasi, bantuan subsidi upah (BSU), hingga tambahan bantuan pangan dengan total nilai Rp 24,4 triliun, memang telah digelontorkan pada akhir kuartal II.

Namun dampaknya belum terasa maksimal terhadap perputaran ekonomi jangka pendek, terutama karena cakupannya terbatas pada segmen calon kelas menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BI Ramal Kondisi Rupiah Bakal Lebih Stabil, Ini Strategi Rahasianya?

Bos BI Ramal Kondisi Rupiah Bakal Lebih Stabil, Ini Strategi Rahasianya?

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 12:11 WIB

Pastikan Ekspor Tembaga ke AS Hasil Hilirisasi, Bahlil: Sesuai Aturan Negara Kita

Pastikan Ekspor Tembaga ke AS Hasil Hilirisasi, Bahlil: Sesuai Aturan Negara Kita

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:24 WIB

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

RI Cari Celah! CPO, Kopi, Hingga Nikel Bisa Dapat Tarif 0 Persen di AS

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:09 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×