BI Klaim IHSG Rebound Berkat Negosiasi Tarif Trump dan Optimisme Pelaku Pasar

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 24 Juli 2025 | 17:50 WIB
BI Klaim IHSG Rebound Berkat Negosiasi Tarif Trump dan Optimisme Pelaku Pasar
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memastikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah rebound yang sebelumnya sempat menurun.

Kepala Departemen Pengalolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) Erwin Gunawan Hutapea mengatakan IHSG sudah kembali stabil.

Penguatan IHSG ini dikarenakan berhasilnya Indonesia melakukan negosiasi dengan Amerika dalam menurunkan tarifnya menjadi 19 persen. Sebelumnya, Indonesia dikenakan tarif 32 persen.

"Nampaknya, perkembangan memberikan kejelasan sampai dengan belakangan ini. Semakin jelas IHSG sudah rebound ke level 7.344 didorong oleh negoisasi perdagangan perang dagang AS dengan mitra dagangnya serta optimisme pelaku pasar sejalan penurunan BI Rate," katanya dalam Taklimat Media, Kamis (24/7/2025).

Kata dia, dengan IHSG yang rebound membuat aliran modal asing ke Indonesia cukup deras. Tentunya aliran modal asing yang masuk bisa menggairahkan ekonomi Indonesia.

"Secara year to date aliran modal asing ke Indonesia masih tercatat net inflows terutama dikontribusi net inflow pada SBN," jelasnya.

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 24 Juli 2025 ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 7.530,90 dari dibuka pada level 7.469,23 atau menguat hingga 0,83 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 308 saham terkoreksi, 302 saham menguat, dan 192 tetap tidak berubah. Sebanyak 26,26 miliar saham diperdagangkan dengan 1,64 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp16,39 triliun.

Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga kompak mengalami penguatan. Rinciannya, IDX30 naik 1,06 persen menjadi 413,79, LQ45 meningkat 1,18 persen menjadi 799,80, JII menguat 0,31 persen menjadi 524,00, dan Sri-Kehati naik 1,57 persen menjadi 363,96.

baca juga

Meski demikian, mayoritas sektor justru bergerak turun. Ini terlihat dari sektor energi melemah 0,75 persen, sektor kesehatan merosot 0,70 persen, sektor teknologi turun 0,64 persen, dan sektor properti melemah 0,63 persen.

Selanjutnya, sektor infrastruktur merosot 0,58 persen, sektor transportasi turun 0,55 persen, sektor siklikal melemah 0,37 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,11 persen.

Sedangkan, saham sisanya mengalami penguatan, dengan sektor keuangan meningkat 3,03 persen, sektor industrial menguat 0,77 persen, dan sektor bahan baku naik 0,14 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COIN-CDIA Jadi Pendorong, IHSG Menguat Drastis Hari Ini

COIN-CDIA Jadi Pendorong, IHSG Menguat Drastis Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 17:07 WIB

Susul CDIA dan COIN, Ini 5 Perusahaan yang Akan IPO dalam Waktu Dekat

Susul CDIA dan COIN, Ini 5 Perusahaan yang Akan IPO dalam Waktu Dekat

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 13:15 WIB

Saham CDIA dan COIN Tidak Kena Suspend, Apa Alasannya?

Saham CDIA dan COIN Tidak Kena Suspend, Apa Alasannya?

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×