Jepang Pelit Kasih Teknologi, Alasan Pemerintah Lebih Pilih China Kembangkan Industri EV

Achmad Fauzi

Kamis, 24 Juli 2025 | 17:55 WIB
Jepang Pelit Kasih Teknologi, Alasan Pemerintah Lebih Pilih China Kembangkan Industri EV
Menteri BUMN Erick Thohir. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), Erick Thohir, blak-blakan pemerintah lebih suka kerja sama dengan China ketimbang Jepang dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan China justru ada transfer teknologi yang bisa ditiru oleh Indonesia. Sedangkan, Jepang sangat protektif dengan teknologi yang diciptakan, sehingga tak adanya transfer teknologi.

"Sebab, Jepang bikin motor di Indonesia, sampai hari ini kaburatornya belum dikasih idenya.Nah, alih teknologi ini yang kita coba tawarkan dengan partner kita. Dan hari ini IBC bersama beberapa partner mulai membangun," ujarnya di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Presiden Prabowo Subianto dalam Groundbreakin Pabrik Kendaraan Listrik di Karawang.
Presiden Prabowo Subianto dalam Groundbreakin Pabrik Kendaraan Listrik di Karawang.

Makanya itu, bilang Erick Thohir, pemerintah akhirnya menerima pinangan China soal pengembangan ekosistem EV. Akan tetapi, ia menyebut, pemerintah masih terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan negara lain untuk pengembangan itu.

"IBC dengan Seatel China. Lalu juga Vale, kemarin ada komitmen dengan Ford dan Volkswagen.Artinya industri mulai ada. Karena kenapa? Kita mesti shifting.Kita bukan anti mobil bensin.Karena kita tidak tahu nanti pola industri kita seperti apa," bebernya.

Sebelumnya, Indonesia resmi memiliki pabrik baterai listrik terintegrasi terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi proyek ekosistem baterai berbasis nikel pertama di dunia.

Proyek raksasa ini dijalankan oleh Konsorsium ANTAM-IBC-CBL dan merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi tulang punggung upaya pemerintah menuju swasembada energi serta industrialisasi yang berkelanjutan.

Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi ini membentang dari pertambangan nikel di Halmahera Timur hingga ke fasilitas produksi baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat.

Total nilai investasi proyek mencapai USD 5,9 miliar, mencakup lahan seluas 3.023 hektare, dan diperkirakan menyerap hingga 35 ribu tenaga kerja langsung dan tidak langsung. Proyek ini juga mencakup pembangunan 18 infrastruktur pendukung seperti dermaga multifungsi.

baca juga

Kapasitas awal produksi baterai kendaraan listrik dari proyek ini mencapai 6,9 GWh, dengan target peningkatan menjadi 15 GWh, yang cukup untuk menyuplai kebutuhan baterai bagi 300 ribu kendaraan listrik. Dampaknya diharapkan signifikan dalam mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) hingga 300 ribu kiloliter per tahun.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keyakinannya bahwa proyek kolosal ini akan membawa Indonesia menuju kemandirian energi dalam waktu yang tidak lama.

"Saya diberitahu oleh para pakar bahwa bangsa kita ini sungguh-sungguh bisa swasembada energi. Dan hitungan saya tidak lama, tidak lama. Lima tahun, paling lambat enam tahun, kita bisa swasembada energi," ujar Prabowo.

Dengan keberadaan proyek ini, Indonesia tidak hanya memperkuat posisinya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga menjadi negara pertama di dunia yang mengembangkan ekosistem industri baterai berbasis nikel secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:49 WIB

Erick Thohir Pamer Hasil Efisiensi di Kantor Kementerian BUMN, Konsumsi Listrik Turun 18 Persen

Erick Thohir Pamer Hasil Efisiensi di Kantor Kementerian BUMN, Konsumsi Listrik Turun 18 Persen

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:19 WIB

Dapat Uang Saku! Ini Daftar Fasilitas yang Didapat Peserta Magang LBJR

Dapat Uang Saku! Ini Daftar Fasilitas yang Didapat Peserta Magang LBJR

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:27 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×