Saham Tesla Anjlok, Elon Musk Kehilangan Uang Rp 277 Triliun

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:27 WIB
Saham Tesla Anjlok, Elon Musk Kehilangan Uang Rp 277 Triliun
Ilustrasi Foto Elon Musk. (Instagram @elonrmuskk)

Suara.com - Saham Tesla anjlok menyebabkan penurunan kekayaan bersih Elon Musk. Dia pun harus menelan kerugian 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp277 triliun.

Saham Tesla anjlok dikarenakan Musk memperingatkan bahwa produsen mobilnya kemungkinan akan menghadapi beberapa kuartal yang sulit. Lantaran kredit pajak kendaraan listrik federal akan segera berakhir.

Dilansir Forbes, saham Tesla anjlok lebih dari 9 persen pada hari Kamis menjadi sedikit di bawah 302 dolar AS. Hal ini menyusul penurunan sebelumnya dalam perdagangan pra-pasar.

Penurunan saham ini menyusul laporan kuartal kedua Tesla pada hari Rabu, di mana produsen mobil tersebut mencatat penurunan pendapatan kuartalan terbesar dalam lebih dari satu dekade dan kerugian hampir 600 juta dolar AS dari kredit regulasi otomotif.

Saat ini, pergerakan saham Tesla mengurangi nilai sekitar 12% saham Musk di produsen mobil tersebut dari sekitar 136,3 miliar dolar AS menjadi 123,7 miliar, dolar AS. Hal ini yang menyebabkan penurunan sebesar 12,6 miliar dolar.

Dengan penurunan saham tesla, maka kekayaan Elon Musk berkurang yakni hanya 397,3 miliar dolar AS . Adapun terjadi penurunan lebih dari 4% dari kekayaan bersihnya.

Sementara itu, Alex Potter, analis Piper Sandler, menulis pada hari Senin bahwa Tesla harus menghadapi pertanyaan tentang dampak hilangnya kredit pajak kendaraan listrik.

Dia mencatat bahwa produsen mobil tersebut menambahkan sekitar 3,5 miliar dolar AS dalam "uang gratis" pada tahun 2024 karena kredit tersebut.

Sementara itu, Saham Tesla telah turun lebih dari 12% sepanjang tahun ini, meskipun sahamnya telah pulih dalam beberapa bulan terakhir setelah Musk meninggalkan pemerintahan Trump sebagai pegawai pemerintah khusus.

Baca Juga: Elon Musk Jual Burger Seharga Rp 220.000, Bakal Buka di Banyak Negara

Namun, beberapa ekonom mengkritik keterlibatan Musk yang berkelanjutan dalam politik, karena analis William Blair menurunkan peringkat saham Tesla karena mereka mengatakan investor kemungkinan "mulai bosan dengan gangguan tersebut."

Pukulan terbaru bagi bisnis Tesla terjadi setelah Trump menandatangani apa yang disebutnya "One Big Beautiful Bill", yang menghapuskan kredit pajak bagi konsumen yang membeli atau menyewa kendaraan listrik.

Musk menentang pemotongan kredit EV dan energi bersih lainnya, dengan mengatakan bahwa hal itu akan "sangat merusak" bagi AS, setelah mengatakan pada bulan Desember 2024 bahwa ia yakin "kita harus menyingkirkan semua kredit tersebut."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI