AI Diprediksi Sumbang Rp1.800 Triliun ke Ekonomi RI, Siap Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Kamis, 31 Juli 2025 | 17:54 WIB
AI Diprediksi Sumbang Rp1.800 Triliun ke Ekonomi RI, Siap Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Freepik]

Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) diprediksi bakal menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan potensi kontribusi nilai ekonomi hingga mencapai Rp1.800 triliun.

Prediksi menggembirakan ini disampaikan oleh Adrian Suharto, Director Asia-Pacific di Robertsbridge—afiliasi Public First—dalam sebuah studi. Adrian menyatakan bahwa AI memiliki kekuatan revolusioner untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, mempercepat proses bisnis, serta menciptakan layanan dan produk baru di berbagai sektor.

“Kami menemukan bahwa AI akan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia secara signifikan,” kata Adrian dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Dalam studi tersebut merinci potensi kontribusi AI di beberapa sektor kunc yakni manufaktur berpotensi menyumbang Rp570 triliun, retail daring dan ekonomi Gig diproyeksikan mendulang Rp230 triliun dan sektor pertanian dapat memperoleh tambahan nilai Rp89 triliun.

Tak hanya sektor swasta, AI juga diyakini mampu mendorong efisiensi layanan publik, membuat pelayanan pemerintah menjadi lebih cepat dan tepat.

Dalam jangka pendek, penerapan AI diproyeksikan dapat memangkas waktu kerja, meminimalisasi kesalahan, dan secara signifikan meningkatkan output baik di sektor industri maupun pelayanan masyarakat. Adrian menambahkan, “Di Indonesia, AI dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja dengan nilai setara Rp1.800 triliun.” Ini bukan lagi janji, tapi potensi nyata!

Meskipun membawa angin segar berupa potensi ekonomi yang luar biasa besar, studi Public First juga menyoroti satu hal penting: perlunya penerapan AI yang bertanggung jawab. Survei yang dilakukan menunjukkan bahwa sebanyak 88% masyarakat Indonesia menyatakan pentingnya etika dan tata kelola yang kuat dalam implementasi AI.

Aspek-aspek krusial yang harus diperhatikan termasuk perlindungan privasi data pribadi dan penyediaan pelatihan keterampilan digital bagi tenaga kerja. Ini penting agar AI tidak hanya menjadi pendorong ekonomi, tetapi juga alat yang memberdayakan masyarakat secara adil dan aman.

Dengan potensi triliunan rupiah di depan mata, Indonesia kini berada di ambang era baru yang didorong oleh kecerdasan buatan. Tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan potensi ini secara etis dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Lelah Kerja Keras Sampai Malam? Ini Saatnya AI Bekerja buat Kamu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI