Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!

Dicky Prastya

Rabu, 04 Februari 2026 | 07:53 WIB
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan menyatakan realisasi penerimaan pajak Januari 2026 tumbuh 30% neto dibanding Januari tahun sebelumnya.
  • Realisasi pendapatan negara hingga Januari 2026 mencapai Rp 2.756,3 triliun, didukung PNBP melampaui target.
  • Penerimaan pajak tahun 2025 menunjukkan shortfall, realisasi Rp 1.917,6 triliun atau 87,6% dari target.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau realisasi penerimaan pajak per Januari 2026 naik 30 persen secara neto dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Angka yang baru kita terima tadi, pajak Januari net tumbuh 30 persen dibanding tahun lalu Januari," kata Purbaya di Hotel Shangri-La Jakarta, dikutip Rabu (4/2/2026).

Ia mengklaim penerimaan pajak tersebut membuktikan kalau kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik saat ini.

"Jadi bagus keadaannya, ekonomi lagi bagus," imbuhnya.

Dalam konferensi pers APBN Kita edisi Januari 2026, Menkeu Purbaya memaparkan kalau pendapatan negara menunjukkan realisasi sebesar Rp 2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari outlook laporan semester sebesar Rp 2.865,5 triliun.

Realisasi ini didukung oleh penerimaan perpajakan Rp 2.217,9 triliun atau 89 persen dari target Rp 2.387,3 triliun, dengan penerimaan pajak Rp 1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target serta penerimaan kepabeanan dan cukai Rp 300,3 triliun atau 99,6 persen dari target.

Sementara itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 534,1 triliun atau 104,0 persen dari target Rp 477,2 triliun. Kemudian penerimaan hibah Rp 4,3 triliun atau 733,3 persen dari target Rp 1 triliun.

Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Pasar Minggu, Rabu (14/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Pasar Minggu, Rabu (14/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Penerimaan pajak 2025 rendah

Di sisi lain penerimaan pajak tahun 2025 menjadi salah satu momok karena realisasinya jauh di bawah target atau shortfall. Hingga akhir tahun 2025, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp 2.189,3 triliun.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan kalau realisasi penerimaan pajak tahun 2025 menurun dibandingkan tahun 2024 dengan angka Rp 1.931,6 triliun.

baca juga

"Angka neto penerimaan pajak adalah minus 0,7 persen, jadi 2025 itu di bawah 2024," katanya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Wamenkeu Sua menjelaskan kalau rendahnya penerimaan pajak ini terjadi di semester pertama 2025. PPh Badan misalnya, semester pertama minus 10,4 persen, sedangkan semester dua tumbuh 2,3 persen dengan realisasi Rp 321,4 triliun.

Kemudian PPh Orang Pribadi dan PPh 21 minus 19,4 persen di semester pertama, lalu tumbuh 17,5 persen di semester dua dengan realisasi Rp 248,2 triliun.

Begitu pula PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 minus 4 persen di semester awal, lalu naik 8 persen di semester kedua dengan realisasi Rp 345,7 triliun.

Terakhir PPN dan PPnBM yang minus 14,7 persen di semester pertama, dan lanjut naik 2,1 persen di semester selanjutnya dengan realisasi Rp 790,2 triliun.

"Semester satu tekanannya cukup tinggi. Tapi ada perbaikan di semester dua," ucap Sua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:03 WIB

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:40 WIB

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:43 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta

5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB