Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu

Dicky Prastya

Rabu, 04 Februari 2026 | 09:10 WIB
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 8% pada 2029 jika ia tetap menjabat.
  • Perekonomian nasional dinilai berada jalur tepat dengan pemulihan kuat, didukung stabilitas dan stimulus fiskal hati-hati.
  • Pemerintah mempercepat pertumbuhan melalui perbaikan fundamental, termasuk penyederhanaan birokrasi serta dukungan sektor swasta.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia bahkan percaya diri kalau prospek ekonomi bisa mencapai 8 persen, asalkan dirinya tetap menjabat sebagai Menkeu.

"Tahun ini 6 persen, tahun depan 6,5 persen, setelah itu mendekati 7 persen, dan menjelang 2029 mendekati 8 persen, jika saya masih menjabat,” kata Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, dikutip Rabu (4/2/2026).

Bendahara Negara menegaskan bahwa arah perekonomian nasional saat ini berada pada jalur yang tepat dan terus mengalami percepatan setelah melewati periode perlambatan. Ia menilai pemulihan ekonomi Indonesia berlangsung kuat dan berkelanjutan.

“Saat ini perekonomian bergerak ke arah yang benar dan terus mengalami percepatan. Setelah empat bulan perkembangan ekonomi terakhir, sudah jelas bahwa pemulihan ekonomi kuat dan akan semakin menguat,” lanjut dia.

Purbaya berpandangan, kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Pemerintah tetap menjaga stabilitas fiskal meskipun memberikan stimulus untuk mendorong pertumbuhan.

“Kami memastikan likuiditas yang cukup dalam sistem, menjaga stabilitas fiskal, dan melakukan ekspansi fiskal untuk mendorong perekonomian, namun tetap tidak melampaui batas defisit 3 persen dari PDB. Meski memberikan stimulus, kami tetap menjaga kehati-hatian fiskal,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini mengoptimalkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi pemerintah maupun sektor swasta. Ketika pemerintah mendukung sektor swasta untuk terus tumbuh, Menkeu yakin momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami percepatan.

“Saat ini kami berupaya menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus, yaitu sektor pemerintah dan sektor swasta. Dengan itu, pertumbuhan di atas 6 persen menjadi mudah dicapai. Kami memanfaatkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi untuk memastikan ekonomi tumbuh pada kapasitas maksimalnya,” ujar dia.

Demi mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah terus memperbaiki iklim usaha melalui penyederhanaan birokrasi dan penghapusan berbagai hambatan investasi. Salah satu langkahnya adalah pembentukan satuan tugas khusus untuk menyelesaikan kendala dunia usaha.

baca juga

“Kami memiliki satuan tugas khusus debottlenecking, di mana setiap pelaku usaha dapat menyampaikan langsung kendala yang dihadapi. Saya pikir satu tahun dari sekarang kita akan memiliki kondisi iklim bisnis yang berbeda dan jauh lebih baik. Itu cukup untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan lebih cepat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:20 WIB

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 07:53 WIB

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:03 WIB

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:40 WIB

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:58 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB