Tiga Hari Merosot Tajam, Harga Saham BBCA Diramal Tembus Segini

Achmad Fauzi

Kamis, 31 Juli 2025 | 18:07 WIB
Tiga Hari Merosot Tajam, Harga Saham BBCA Diramal Tembus Segini
Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tengah merana, meskipun kinerja di Semester I-2025 positif. Harga saham BBCA terperosok dalam pada tiga hari ini.

Adapun, saham BBCA pada perdagangan, Kamis, 31 Juli 2025 mengalami penurunan harga yang tajam hari ini sebesar 1,19 persen menjadi Rp 8.275 per lembar saham. Dalam perdagangan sepekan bank milik Grup Djarum ini meluncur 2,65 persen.

Pada hari ini, Saham BBCA diperdagangkan sebanyak 206 juta lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,7 triliun, serta frekuensi 53.140 kali.

MyBCA [BCA]
MyBCA [BCA]

Saham BBCA juga paling banyak dijual oleh asing pada hari ini. Data dari Philip Sekuritas Indonesia, sebanyak asing menjual saham BBCA sebesar Rp 975,47 miliar.

Lantas bagaimana nasib harga saham BBCA?

Mandiri Sekuritas dalam laporan Investor Digest melihat kinerja BBCA masih terbilang positif, tercemin dari pertumbuhan kredit tetap solid seiring upaya bank untuk mencapai komposisi aset yang lebih optimal.

"Sementara rasio NPL & tren LAR terus menunjukkan tren positif meskipun volatilitas makro," tulis Mandiri Sekuritas.

Namun, Mandiri Sekuritas menyebut, manajemen BBCA hanya menyesuaikan proyeksi biaya kredit menjadi 0,3 persen – 0,5 persen, dibandingkan 0,3 persem sebelumnya untuk Tahun Anggaran 2025 sebagai langkah kehati-hatian.

"Akan tetapi, Laba tumbuh 8 persen YoY di Semester I 2025, dengan ROE stabil di 23 persen," tulis Mandiri Sekuritas.

baca juga

Dalam hal ini, Mandiri Sekuritas tetap memproyeksikan tinggi harga saham BBCA, di mana ke depan bisa mencapai Rp 11.000 per lembar saham.

Kinerja BCA Semester I-2025

BCA membukukan laba sebesar Rp 29 triliun pada semester I 2025 atau tumbuh 8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Kami berterima kasih atas kepercayaan seluruh nasabah, dukungan pemerintah, otoritas, serta para pemangku kebijakan sehingga BCA dapat melalui semester pertama 2025 dengan baik," kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Perseroan mencatat pencapaian kinerja laba BCA di paruh pertama 2025 ditopang oleh pendapatan bunga maupun pendapatan selain bunga.

BCA mempertahankan pertumbuhan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang mencapai 7 persen yoy menjadi Rp 42,5 triliun pada semester I 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Merosot Lagi di Bawah Level 7.500, Saham BBCA Biang Kerok?

IHSG Merosot Lagi di Bawah Level 7.500, Saham BBCA Biang Kerok?

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 16:35 WIB

Emiten AVIA Catat Pertumbuhan Positif di Q2 2025, Dorong Penjualan Semester I

Emiten AVIA Catat Pertumbuhan Positif di Q2 2025, Dorong Penjualan Semester I

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 12:49 WIB

Emiten SMDR Segera Bagikan Dividen Rp40,93 Miliar, Cek Jadwalnya

Emiten SMDR Segera Bagikan Dividen Rp40,93 Miliar, Cek Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:30 WIB

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 07:27 WIB

×