Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Limbah Tahu Jadi Biofuel? Inovasi Universitas Pertamina yang Bikin Bangga Indonesia di Mata Dunia!

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:10 WIB
Limbah Tahu Jadi Biofuel? Inovasi Universitas Pertamina yang Bikin Bangga Indonesia di Mata Dunia!
Gedung Universitas Pertamina. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Universitas Pertamina (UPER) untuk pertama kalinya masuk dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025 dan mencatatkan skor tertinggi pada tiga kategori Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni SDG 14 (Life Below Water), SDG 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDG 7 (Affordable and Clean Energy). Peringkat ini menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap SDGs melalui inovasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

THE Impact Rankings 2025 diikuti oleh lebih dari 2.000 universitas dari 125 negara.

Dalam debutnya, UPER langsung menempati peringkat ke-25 nasional dan masuk dalam klaster 801–1000 dunia. Capaian ini mengukuhkan posisi UPER sebagai perguruan tinggi yang konsisten menjalankan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan yang terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Capaian tersebut tak lepas dari berbagai inisiatif yang dijalankan Universitas Pertamina di bidang lingkungan, air bersih, dan energi. Di pesisir Jakarta dan Subang, mahasiswa dan dosen UPER terlibat langsung dalam program penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya restorasi ekosistem pesisir dan mitigasi banjir rob. Kegiatan ini juga disertai dengan edukasi pengolahan limbah rumah tangga bagi masyarakat pesisir, mengubah limbah organik menjadi produk bernilai guna.

“Keberlanjutan bagi kami bukan hanya slogan, tapi komitmen kolektif yang harus diterjemahkan dalam aksi nyata. Kami percaya kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat adalah kunci membangun masa depan yang lebih tangguh dan berkeadilan,” ujar Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., Rektor Universitas Pertamina.

Di lingkungan kampus, UPER mengembangkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik yang mampu mendaur ulang air limbah untuk digunakan kembali secara aman. Selain itu, kampanye hemat air dan penyediaan fasilitas air minum gratis turut digalakkan sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya konservasi sumber daya air di kalangan sivitas akademika.

Sementara itu, di sektor energi bersih, UPER menjalin kolaborasi dengan Pertamina Group untuk mengembangkan riset-riset strategis seperti studi potensi hidrogen geologis dan penyusunan roadmap bahan bakar rendah karbon. Penelitian ini menjadi fondasi penting dalam mendorong transisi energi nasional serta memperkaya portofolio riset berbasis keberlanjutan yang melibatkan dosen dan mahasiswa lintas disiplin.

Selain itu, UPER juga mengembangkan program Desa Energi Berdikari bersama Pertamina Foundation, seperti pengolahan limbah tahu menjadi biofuel yang langsung dimanfaatkan oleh warga. Seluruh program ini terkoordinasi dalam Sustainability Center Universitas Pertamina, yang menjadi pusat integrasi kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian berbasis SDGs.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkap kebanggaannya pada UPER sebagai entitas Pertamina yang mendorong perkembangan pendidikan dan mencetak generasi unggul. "Dengan masuknya UPER dalam THE Impact Rankings 2025, Pertamina optimistis akan kemajuan energi berkelanjutan untuk mencapai swasembada energi. UPER memiliki peran besar untuk menghasilkan generasi muda yang tangguh dan siap berkarya di setiap industri," jelas Fadjar.

Di tengah krisis iklim dan bencana alam seperti gempa Kamchatka 2025, perguruan tinggi berperan strategis membangun ketahanan masyarakat. Melalui kurikulum lintas disiplin, riset aplikatif, dan pengabdian masyarakat, kampus menjadi pusat solusi adaptif. Universitas Pertamina, misalnya, mengintegrasikan pendidikan keberlanjutan dengan aksi nyata: konservasi pesisir, pengelolaan air limbah, hingga riset energi bersih. Inisiatif ini tak hanya membentuk lulusan yang tanggap lingkungan, tapi juga memperkuat kontribusi kampus terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 13:38 WIB

Beasiswa Universitas Pertamina 2022: Syarat, Cara Daftar, Link, dan Besaran

Beasiswa Universitas Pertamina 2022: Syarat, Cara Daftar, Link, dan Besaran

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 20:43 WIB

Terkini

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×