Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Jum'at, 02 Mei 2025 | 13:38 WIB
Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Melalui program TJSL, Pertamina memberikan beasiswa Sobat Bumi kepada siswa/siswi dan mahasiswa berprestasi yang dikelola Pertamina Foundation sejak 2011 (Dok: Pertamina)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - PT Pertamina (Persero) terus mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mulai dari Beasiswa Sobat Bumi, Pertamina Goes to Campus, ajang inovasi Pertamuda Seed and Scale, Sekolah Energi Berdikari (SEB), hingga kiprah Universitas Pertamina.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berkontribusi dalam penguatan dan pengembangan SDM, baik melalui pendidikan formal maupun non formal dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo.

“Pertamina berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program Pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Fadjar.

Melalui program TJSL, Pertamina memberikan beasiswa Sobat Bumi kepada siswa/siswi dan mahasiswa berprestasi. Dikelola oleh Pertamina Foundation sejak tahun 2011, penerima Beasiswa Sobat Bumi hingga kini mencapai 5.316 orang.

Selain memperoleh akses pendidikan, penerima beasiswa menjalankan peran keberlanjutan, yakni menjadi inisiator Desa Energi Berdikari Sobat Bumi. Selain itu, penanaman pohon mangrove, pohon daratan, serta pengolahan sampah.

“Beasiswa Sobat Bumi ditujukan bagi mahasiswa yang berprestasi secara akademik, aktif dalam kegiatan sosial atau lingkungan, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Peran penerima beasiswa diharapkan berdampak langsung pada lingkungan dan masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Fadjar, Pertamina juga gencar melakukan edukasi transisi energi dan peningkatan capacity building kepada mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia melalui program Pertamina Goes to Campus (PGTC). Program PGTC ini meliputi kegiatan talkshow atau diskusi, pameran, kompetisi esai dan video.

“Program ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait peran Pertamina dan energi transisi sekaligus menggali ide-ide inovatif dari generasi muda,” ujarnya.

Dalam rangka pembinaan talenta muda dalam melahirkan ide bisnis yang inovatif, kata Fadjar, Pertamina juga mengembangkan kompetisi rintisan bertajuk Pertamuda Seed and Scale setiap tahun. Pada tahun 2024, jumlah pendaftar inovator muda mencapai 3.245 dari 696 perguruan tinggi di Tanah Air.

Baca Juga: Produksi Migas PHE Triwulan I 2025 Capai 1,04 Juta Barel Setara Minyak per Hari: Kinerja Positif

“Pertamina senantiasa mendorong keberadaan perusahaan rintisan di Indonesia dengan memberikan peluang bagi pelaku start-up muda untuk bertemu dengan akses permodalan,” tambah Fadjar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI