Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wapres Gibran Mau Usulkan Investasi Bitcoin Rp 300 Triliun? Ini Risiko dan Proyeksinya

M Nurhadi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 06:38 WIB
Wapres Gibran Mau Usulkan Investasi Bitcoin Rp 300 Triliun? Ini Risiko dan Proyeksinya
Bitcoin Indonesia di Istana Wakil Presiden [Bitcoin Indonesia via X]

Suara.com - Isu terkait langkah strategis pemerintah dalam menghadapi era ekonomi digital semakin santer terdengar. Melalui pertemuan yang diinisiasi oleh Kantor Wakil Presiden, pemerintah kabarnya sedang menjajaki kemungkinan untuk menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan negara.

Dalam pertemuan dengan komunitas Bitcoin Indonesia, terungkap wacana alokasi dana hingga Rp300 triliun oleh BPI Danantara ke aset kripto. Langkah ambisius ini dianggap sebagai strategi cerdas untuk mendiversifikasi aset, melindungi nilai rupiah dari inflasi, dan memperkuat ekonomi digital nasional.

Pernyataan dari komunitas Bitcoin Indonesia di media sosial X pada Selasa (5/8/2025) menegaskan bahwa mereka diundang langsung ke kantor Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mempresentasikan bagaimana Bitcoin bisa memberikan manfaat bagi negara. Salah satu topik utama yang dibahas adalah potensi penggunaan mining Bitcoin sebagai strategi cadangan nasional, sebuah pendekatan yang telah diterapkan oleh negara-negara seperti El Salvador dan Bhutan.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya regulasi yang ketat sebelum wacana ini dapat terwujud. Aturan yang jelas dan komprehensif diperlukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas sistem keuangan nasional. Keberanian Indonesia ini berpotensi menjadi momen bersejarah, menempatkan negara ini sebagai salah satu yang pertama mengadopsi Bitcoin sebagai cadangan negara secara resmi. 

Saat ini, Bitcoin sudah merevolusi sistem keuangan global. Namun, seiring pertumbuhannya yang eksponensial, muncul pula berbagai risiko sistemik, struktural, dan spekulatif yang dapat dijelaskan melalui pendekatan teori ekonomi dan pendapat dari para pakar kebijakan moneter dan keuangan digital.

Menurut teori pasar efisien (Efficient Market Hypothesis, Fama 1970), harga aset mencerminkan semua informasi yang tersedia. Namun, Bitcoin justru menunjukkan anomali dari teori ini. Volatilitas ekstrem pada harga Bitcoin, dengan fluktuasi yang dapat mencapai puluhan persen dalam hitungan hari, yang mengindikasikan bahwa pasar kripto belum efisien dan masih sangat terpengaruh oleh sentimen investor, spekulasi, dan berita global.

Harga BTC pada Kamis (7/8/2025) pagi
Harga BTC pada Kamis (7/8/2025) pagi

Nouriel Roubini, ekonom Universitas New York, menyebut Bitcoin sebagai “bukan mata uang, melainkan skema spekulatif.” Menurutnya, ketiadaan nilai intrinsik dan dukungan negara menyebabkan Bitcoin tidak stabil sebagai alat tukar dan penyimpan nilai (store of value).

Selain itu, dalam teori ekonomi kelembagaan (Institutional Economics – North, 1990), keberlangsungan sistem ekonomi ditopang oleh institusi dan regulasi yang stabil. Namun, Bitcoin beroperasi di luar kendali otoritas moneter seperti bank sentral. Ketika negara-negara seperti China melarang transaksi kripto, atau saat Amerika Serikat memperketat pengawasan terhadap Binance dan Coinbase, maka pasar Bitcoin mengalami tekanan besar.

Ketidakpastian kebijakan ini menyebabkan investor menghadapi risiko hukum dan regulasi yang fluktuatif antar yurisdiksi, yang dalam jangka panjang dapat menghambat adopsi luas.

baca juga

Meskipun blockchain digadang sebagai teknologi yang aman, pengguna Bitcoin tetap rentan terhadap peretasan dompet digital, kesalahan pribadi (human error), serta kerentanan platform pertukaran (exchange). Kasus Mt. Gox (2014) dan FTX (2022) menunjukkan bagaimana miliaran dolar dana investor bisa lenyap akibat buruknya manajemen dan pengawasan.

Dalam pendekatan ekonomi politik, Bitcoin kerap digambarkan sebagai alat demokratisasi keuangan. Namun kenyataannya, laporan dari National Bureau of Economic Research (2021) mengungkap bahwa sekitar 0,01% pemegang akun Bitcoin menguasai 27% dari seluruh pasokan Bitcoin, menciptakan risiko konsentrasi kekuasaan ekonomi.

Fenomena ini bertentangan dengan semangat desentralisasi dan bisa memicu ketimpangan akses terhadap keuntungan finansial, mirip dengan struktur oligopoli dalam pasar tradisional.

Terkait isu lingkungan, komunitas Bitcoin Indonesia mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan sumber daya energi terbarukan, seperti panas bumi dan tenaga air, untuk mendukung operasional mining Bitcoin. 

Analisis Harga Bitcoin: Menuju Fase Koreksi atau Reli?

Di tengah wacana ambisius ini, harga Bitcoin terus menjadi sorotan. Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berada di kisaran Rp1,8 miliar atau $114.952. Namun, pergerakan harga Bitcoin sedang berada di persimpangan dua skenario berlawanan, yang dipengaruhi oleh indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan

Foto | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Altcoin Gagal Reli di Tengah Penurunan Bitcoin, Pengamat Minta Investor Waspada

Altcoin Gagal Reli di Tengah Penurunan Bitcoin, Pengamat Minta Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:26 WIB

Gibran Huzaifah Lulusan Apa? Kini Ditahan Polisi karena Kasus Penggelapan Dana

Gibran Huzaifah Lulusan Apa? Kini Ditahan Polisi karena Kasus Penggelapan Dana

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:39 WIB

Gibran, Bos eFishery Dipenjara, Nasib Ribuan Petambak Kini di Ujung Tanduk?

Gibran, Bos eFishery Dipenjara, Nasib Ribuan Petambak Kini di Ujung Tanduk?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:01 WIB

Jejak Ironis Gibran Huzaifah, Ikon Startup yang Tersandung Skandal Miliaran

Jejak Ironis Gibran Huzaifah, Ikon Startup yang Tersandung Skandal Miliaran

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:01 WIB

Gibran Bukan 'Anak Emas', Jokowi Siapkan Kaesang di Pilpres 2034, Disarankan Kejar Ijazah S2

Gibran Bukan 'Anak Emas', Jokowi Siapkan Kaesang di Pilpres 2034, Disarankan Kejar Ijazah S2

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:40 WIB

Terkini

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB