Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Bisnis Minuman Lokal Makassar Ini Sukses Ekspansi Lintas Provinsi, Jadi Mentor UMKM Berkat GoFood

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 16:50 WIB
Bisnis Minuman Lokal Makassar Ini Sukses Ekspansi Lintas Provinsi, Jadi Mentor UMKM Berkat GoFood
Brand lokal Yotta mampu menjadi inspirasi sekaligus mentor bagi pelaku UMKM lain di Indonesia (Dok: GoFood)

Suara.com - Menjalankan bisnis adalah impian banyak orang, tapi hanya sedikit yang berhasil mewujudkannya — apalagi hingga menembus pasar nasional. Salah satunya adalah Yotta, brand minuman asal Makassar yang kini berkembang pesat dengan 63 cabang lintas provinsi dan pertumbuhan stabil 20% setiap tahun.

Didirikan oleh Adryan Yudhistira dan teman-temannya semasa kuliah di Universitas Negeri Makassar pada tahun 2015, Yotta lahir dari mimpi sederhana: memperkenalkan minuman lokal di tengah tren minuman barat. Salah satunya adalah menu “Milky Ginger” yang diadaptasi dari minuman tradisional Makassar yang bernama Sarabba. Dengan penyajian yang kekinian - Yotta mampu mempopulerkan minuman tradisional di kalangan generasi muda Makassar

Namun perjalanan tidak selalu berjalan mulus untuk Yotta. Modal pas-pasan dan minim pengalaman membuat mereka sempat terseok — dari kesulitan stok, pemasaran, hingga buta data. Titik balik terjadi di tahun 2019 saat Yotta bergabung dengan GoFood. Melalui teknologi dan insight berbasis data, ditambah dukungan komunitas KOMPAG, Yotta mampu menyusun ulang strategi bisnisnya secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Kini, Yotta bukan hanya sukses secara angka — tapi juga menjadi inspirasi dan mentor bagi pelaku UMKM lain di Indonesia.

Bisnis minuman lokal Yotta sukses  menembus pasar nasional atas dukungan GoFood (Dok: GoFood)
Bisnis minuman lokal Yotta sukses menembus pasar nasional atas dukungan GoFood (Dok: GoFood)

Jadi Mentor Pojok Belajar

Setelah merasakan langsung jatuh bangun membangun bisnis tanpa pengalaman yang mumpuni, kini Yotta turut berbagi ilmu dengan para UMKM lokal Makassar. Melalui Muzzawwir Noer Hateng, selaku Operational Manager, Yotta turut berpartisipasi sebagai mentor dalam program Pojok Belajar, Program edukasi intensif dari GoFood untuk mendampingi pelaku usaha kuliner.

Lewat sesi berbagi pengalaman dan bimbingan komunitas, Pojok Belajar membekali Mitra Usaha dengan wawasan konkret — mulai dari branding, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan — agar mereka bisa tumbuh sejak hari pertama membuka usaha.

Dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional 2025, GoFood memperluas Pojok Belajar ke 24 kota, mempertegas komitmennya sebagai mitra pertumbuhan UMKM Indonesia. Bukan hanya soal teknologi, tapi juga pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha makin siap bersaing di era digital.

Dani Oktobianto, VP of Sales Gojek mengatakan, Pojok Belajar telah berevolusi dari ruang edukasi menjadi tempat bertemunya para pelaku usaha untuk saling bertukar ide dan solusi nyata dalam menjalankan bisnis.

“Berbagai inovasi dan inisiatif ini menggaris bawahi komitmen berkelanjutan GoFood dan Gojek sebagai karya anak bangsa yang berjuang untuk menghadirkan solusi yang menyeluruh bagi jutaan Mitra Usaha. Mulai dari inovasi teknologi hingga dukungan komunitas, semua bertujuan untuk mendorong mereka untuk berkembang dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan pasar yang dinamis,” ujar Dani.

Tak sekadar memperluas jangkauan, GoFood juga meningkatkan kualitas pendampingan lewat mentor-mentor Pojok Belajar yang dipilih secara khusus — para Mitra Usaha berprestasi dengan rekam jejak solid, wawasan relevan, dan semangat kolaborasi tinggi. Hasilnya, setiap sesi menjadi ruang berbagi insight langsung dari lapangan yang aplikatif dan membumi.

baca juga

Di sisi lain, dukungan komunitas ini berjalan seiring dengan inovasi teknologi. GoFood terus menghadirkan solusi yang memudahkan operasional pelaku usaha kuliner, termasuk melalui wajah baru aplikasi GoFood Merchant. Kini, pendaftaran sebagai Mitra Usaha bisa dilakukan dalam waktu hanya 5 menit — langkah nyata untuk mempercepat digitalisasi UMKM di Indonesia.

Apresiasi dari Kementerian UMKM

Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik yang turut hadir dalam acara konferensi pers ekspansi Pojok Belajar juga turut menyampaikan apresiasinya untuk perluasan program Pojok Belajar sebagai upaya menciptakan ekosistem wirausaha yang kuat, pertumbuhan bisnis yang positif, dan transfer ilmu yang lebih merata.

“Kekuatan kolaborasi lewat wadah terpadu seperti Pojok Belajar ini, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat target rasio kewirausahaan nasional sebesar 8% pada tahun 2045. Kami mengapresiasi dukungan GoFood dan kontribusi dari para mentor yang menjalankan misi mulia untuk tumbuh bersama. Melalui kolaborasi lintas sektor, baik dari pemerintah, swasta, organisasi, komunitas, hingga antar sesama UMKM sendiri, semakin membuat kami optimis bahwa UMKM akan dapat berkembang dan menjadi penopang ekonomi nasional,” ujar Riza, dalam konferensi pers ekspansi Pojok Belajar, yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Riza juga menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat ekosistem usaha yang lebih produktif bagi UMKM, termasuk fasilitasi kemudahan perizinan dan sertifikasi, akses pembiayaan, kemitraan, dan digitalisasi agar UMKM nasional semakin punya daya saing dan naik kelas. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Proses Pengadaan Perusahaan Semakin Efisien dengan Fitur Tender Kilat PaDi UMKM

Proses Pengadaan Perusahaan Semakin Efisien dengan Fitur Tender Kilat PaDi UMKM

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:43 WIB

Pertamina Sabet Juara 1 Transaksi Tertinggi PaDi UMKM 2024, Perkuat Ekosistem UMKM Lokal

Pertamina Sabet Juara 1 Transaksi Tertinggi PaDi UMKM 2024, Perkuat Ekosistem UMKM Lokal

Bisnis | Minggu, 03 Agustus 2025 | 11:22 WIB

Dukungan BRI Sampai ke UMKM Kepulauan: Ini Kisah Aiko Maju, Pemasok Dapur Umum MBG

Dukungan BRI Sampai ke UMKM Kepulauan: Ini Kisah Aiko Maju, Pemasok Dapur Umum MBG

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Forum B2B PaDi UMKM Expo 2025: UMKM Binaan Pertamina Tembus Potensi Bisnis Rp4,6 Miliar

Forum B2B PaDi UMKM Expo 2025: UMKM Binaan Pertamina Tembus Potensi Bisnis Rp4,6 Miliar

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Digi Koperasi dari Telkom: Dukung Digitalisasi Ribuan Koperasi Desa Merah Putih

Digi Koperasi dari Telkom: Dukung Digitalisasi Ribuan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×