Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:31 WIB
Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini
ilustrasi harga emas. (Antara)

Suara.com - Intisari:

  • Harga emas hari ini menunjukkan sedikit perubahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
  • Faktor-faktor seperti kebijakan The Fed dan permintaan dari bank sentral menjadi pendorong utama.
  • Investor disarankan untuk mempertimbangkan investasi jangka panjang dan strategi pembelian bertahap.

Dunia investasi logam mulia kembali menunjukkan dinamika yang menarik untuk dicermati.

Hari ini, Selasa, 12 Agustus 2025, harga emas menunjukkan pergerakan yang menjadi perhatian para investor.

Pergerakan ini dipengaruhi oleh berbagai sentimen, baik dari dalam negeri maupun dari pasar global. 

Berdasarkan data yang dihimpun, harga emas batangan dari Antam untuk pecahan 1 gram berada di angka Rp1.513.000.

Angka ini menunjukkan adanya sedikit koreksi jika dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya.

Kemarin, pada tanggal 11 Agustus 2025, harga emas Antam untuk pecahan yang sama tercatat di Rp1.515.000 per gram.

Dengan demikian, terjadi penurunan tipis sebesar Rp2.000 atau sekitar 0,13 persen.

Perbandingan Harga Emas Harian (1 Gram)

TanggalHarga (Rp)Perubahan (Rp)Perubahan (persen)
12 Agustus 20251.513.000-2.000-0.13%
11 Agustus 20251.515.000--

Penurunan ini mungkin tidak signifikan dalam angka absolut, namun mencerminkan sentimen pasar yang sedang berhati-hati.

Investor tampaknya mengambil sikap menunggu dan melihat (wait and see) terhadap perkembangan ekonomi global.

Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah rilis data inflasi Amerika Serikat yang dinantikan pasar.

Data ini akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed selanjutnya.

Ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada bulan September menjadi salah satu penopang harga emas.

Kebijakan moneter yang lebih longgar cenderung akan melemahkan dolar AS dan membuat emas lebih menarik bagi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Rontok, Hari Ini Jadi Rp 1.924.000 per Gram

Harga Emas Antam Rontok, Hari Ini Jadi Rp 1.924.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:54 WIB

Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2025: Stagnan di Level Tinggi, Bagaimana Prospeknya?

Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2025: Stagnan di Level Tinggi, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:25 WIB

Harga Emas Antam Susut, Hari Ini Dipatok Rp 1.945.000 per Gram

Harga Emas Antam Susut, Hari Ini Dipatok Rp 1.945.000 per Gram

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB