Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GOTO Masih Dililit Kerugian, Tapi Masih Ada Kabar Baik

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:39 WIB
GOTO Masih Dililit Kerugian, Tapi Masih Ada Kabar Baik
Meskipun mencatatkan peningkatan pendapatan, GOTO ternyata masih dililit kerugian. Namun, ada kabar baik yang membuat investor optimistis yakni kerugian itu berhasil ditekan hingga puluhan persen.

Suara.com - Raksasa teknologi Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), akhirnya merilis laporan keuangan sepanjang semester I 2025. Meskipun mencatatkan peningkatan pendapatan, GOTO ternyata masih dililit kerugian. Namun, ada kabar baik yang membuat investor optimistis yakni kerugian itu berhasil ditekan hingga puluhan persen.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi, Rabu, (13/8/2025), GOTO membukukan pendapatan sebesar Rp8,5 triliun, naik 10,3 persen secara tahunan. Kenaikan ini didorong oleh sektor-sektor kunci, terutama jasa pengiriman yang naik 3,3 persen menjadi Rp2,75 triliun. Pinjaman yang melonjak drastis hingga 146,5 persen menjadi Rp1,64 triliun.

Sayangnya, tidak semua sektor positif. Pendapatan dari imbalan jasa justru merosot 6,1 persen menjadi Rp2,74 triliun, sementara pendapatan lain-lain menyusut 12,01 persen menjadi Rp769,8 miliar.

Di tengah fluktuasi pendapatan, GOTO menunjukkan performa luar biasa dalam mengendalikan biaya. Perusahaan berhasil menekan total biaya dan beban sebesar 7,7 persen, menjadi Rp8,73 triliun.

Meski demikian, GOTO masih menanggung rugi usaha sebesar Rp171,59 miliar. Angka ini memang masih merah, namun menunjukkan perbaikan signifikan. Nilai kerugian ini menyusut 90,09 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,72 triliun!

Rugi bersih GOTO pun mengikuti tren yang sama, berkurang 78,5 persen menjadi Rp580,01 miliar.

Namun, ada sisi lain yang patut dicermati. Kerugian yang terus terjadi membuat akumulasi rugi atau defisit GOTO kian dalam, mencapai Rp214,72 triliun. Dengan angka ini, GOTO tercatat sebagai emiten dengan defisit terdalam di antara 950 emiten yang terdaftar di BEI.

Dampak dari kerugian yang terus berlangsung juga terlihat pada neraca keuangan. Total ekuitas GOTO tergerus 4,2 persen menjadi Rp29,194 triliun. Sementara itu, kewajiban perusahaan justru bertambah 2,3 persen menjadi Rp13,124 triliun.

Selain itu, arus kas yang digunakan untuk operasi selama semester I 2025 tercatat sebesar Rp612,05 miliar. Hal ini turut membuat kas setara kas menyusut 7,3 persen menjadi Rp17,779 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Haji Rp1 Triliun: KPK Geledah Kantor Ditjen PHU, Apa Hasilnya?

Skandal Haji Rp1 Triliun: KPK Geledah Kantor Ditjen PHU, Apa Hasilnya?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:57 WIB

Anime Etoile Blossoming in Paris Tayang Perdana 13 Maret 2026

Anime Etoile Blossoming in Paris Tayang Perdana 13 Maret 2026

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Siapa Dalang Korupsi Kuota Haji? KPK Fokus pada 'Pemberi Perintah' dan Aliran Uang

Siapa Dalang Korupsi Kuota Haji? KPK Fokus pada 'Pemberi Perintah' dan Aliran Uang

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

×