Setelah Prabowo Umumkan Nota Keuangan, IHSG Justru Ambruk ke Level 7.800

Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:10 WIB
Setelah Prabowo Umumkan Nota Keuangan, IHSG Justru Ambruk ke Level 7.800
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (15/8/2025) di zona merah. IHSG terkoreksi 32,876 poin atau 0,41 persen ke level 7.898 dengan 229 saham menguat dan 432 saham melemah.

Total volume perdagangan mencapai 47,80 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 30,97 triliun, dan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 14.277 triliun.

Sektor energi menjadi penekan utama IHSG dengan pelemahan 6,733 poin, disusul infrastruktur (-6,548 poin) dan basic material (-4,969 poin).

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Saham DCII memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 6,91 persen ke Rp 35.900, diikuti POLU yang melesat 9,65 persen ke Rp 7.100. Sementara itu, RAJA memimpin daftar top losers, turun 6,71 persen ke Rp 2.920.

Mayoritas bursa Asia ditutup menguat seiring respons positif investor terhadap rilis data ekonomi Jepang dan China.

Indeks Nikkei 225 menguat 1,71 persen dan mencatat rekor penutupan tertinggi setelah data awal menunjukkan PDB Jepang tumbuh 0,3 persen secara kuartalan pada kuartal II/2025, melampaui ekspektasi 0,1 persen. Secara tahunan, ekonomi Negeri Sakura naik 1,0 persen, juga di atas proyeksi 0,4 persen.

Kinerja positif ekspor dan peningkatan belanja modal menjadi pendorong utama, sekaligus memperkuat alasan Bank of Japan (BoJ) untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter.

Sebaliknya, ekonomi Tiongkok menunjukkan perlambatan di Juli. Penjualan ritel tumbuh 3,7 persen secara tahunan, di bawah proyeksi 4,6 persen. Produksi industri hanya naik 5,7 persen, terendah sejak November 2024, dan investasi aset tetap melambat menjadi 1,6 persen sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini.

Pasar kini menanti rilis data penjualan ritel Amerika Serikat pada malam ini, yang akan menjadi indikasi apakah kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump mempengaruhi perilaku konsumsi warga AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Dibuka Terus Terbang Hampir Tembus 8.000

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Dibuka Terus Terbang Hampir Tembus 8.000

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:16 WIB

Rekor Baru! IHSG Nyaris Tembus Level 8.000 Hari ini

Rekor Baru! IHSG Nyaris Tembus Level 8.000 Hari ini

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:02 WIB

IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000

IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:19 WIB

Terkini

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×