Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Setelah Prabowo Umumkan Nota Keuangan, IHSG Justru Ambruk ke Level 7.800

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:10 WIB
Setelah Prabowo Umumkan Nota Keuangan, IHSG Justru Ambruk ke Level 7.800
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (15/8/2025) di zona merah. IHSG terkoreksi 32,876 poin atau 0,41 persen ke level 7.898 dengan 229 saham menguat dan 432 saham melemah.

Total volume perdagangan mencapai 47,80 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 30,97 triliun, dan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 14.277 triliun.

Sektor energi menjadi penekan utama IHSG dengan pelemahan 6,733 poin, disusul infrastruktur (-6,548 poin) dan basic material (-4,969 poin).

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Saham DCII memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 6,91 persen ke Rp 35.900, diikuti POLU yang melesat 9,65 persen ke Rp 7.100. Sementara itu, RAJA memimpin daftar top losers, turun 6,71 persen ke Rp 2.920.

Mayoritas bursa Asia ditutup menguat seiring respons positif investor terhadap rilis data ekonomi Jepang dan China.

Indeks Nikkei 225 menguat 1,71 persen dan mencatat rekor penutupan tertinggi setelah data awal menunjukkan PDB Jepang tumbuh 0,3 persen secara kuartalan pada kuartal II/2025, melampaui ekspektasi 0,1 persen. Secara tahunan, ekonomi Negeri Sakura naik 1,0 persen, juga di atas proyeksi 0,4 persen.

Kinerja positif ekspor dan peningkatan belanja modal menjadi pendorong utama, sekaligus memperkuat alasan Bank of Japan (BoJ) untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter.

Sebaliknya, ekonomi Tiongkok menunjukkan perlambatan di Juli. Penjualan ritel tumbuh 3,7 persen secara tahunan, di bawah proyeksi 4,6 persen. Produksi industri hanya naik 5,7 persen, terendah sejak November 2024, dan investasi aset tetap melambat menjadi 1,6 persen sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini.

Pasar kini menanti rilis data penjualan ritel Amerika Serikat pada malam ini, yang akan menjadi indikasi apakah kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump mempengaruhi perilaku konsumsi warga AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Dibuka Terus Terbang Hampir Tembus 8.000

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Dibuka Terus Terbang Hampir Tembus 8.000

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:16 WIB

Rekor Baru! IHSG Nyaris Tembus Level 8.000 Hari ini

Rekor Baru! IHSG Nyaris Tembus Level 8.000 Hari ini

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:02 WIB

IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000

IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB