Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Profil Pemilik Pakuwon Mal Semarang yang Diklaim Jadi Mal Terbesar Indonesia

M Nurhadi

Rabu, 20 Agustus 2025 | 06:25 WIB
Profil Pemilik Pakuwon Mal Semarang yang Diklaim Jadi Mal Terbesar Indonesia
Alexander Tedja (ist)

Suara.com - Pakuwon Semarang, Mal yang baru mulai dibangun tahun ini tersebut digadang-gadang bakal menjadi mal terbesar di Indonesia. Ground breaking Pakuwon Mal Semarang telah berlangsung 18 Agustus 2025 kemarin. Mal ini rencananya akan beroperasi penuh pada 2029 mendatang.

Pembangunan tahap pertama mencakup area 12,7 hektare. Lokasinya di kawasan Gombel Lama Semarang. Setelah beroperasi Pakuwon Mal Semarang akan menyerap sedikitnya 10.000 tenaga kerja.

Pakuwon Mal berada di bawah pengelolaan PT Pakuwon Jati. Pemiliknya yang juga menjabat sebagai komisaris adalah Alexander Tedja.

Ia memegang 10,6 juta saham dengan modal disetor Rp265 miliar. Alexander Tedja menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak 30 Juni 1998.

Dia ditunjuk kembali sebagai Presiden Komisaris berdasarkan Keputusan RUPS tanggal 25 Juni 2025 untuk periode kerja 2025-2028. 

Melansir Forbes, Alexander Tedja masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia pada 2022. Hartanya mencapai lebih dari USD 955 juta.

Bukan hanya di Semarang, Pakuwon Mall juga terlebih dahulu berjaya di sejumlah kota besar di Indonesia. Sebut saja Yogyakarta, Bekasi, dan tentu saja Surabaya. Di Kota Pahlawan, Pakuwon berpartner dengan Tunjungan Plaza dan Royal Plaza. Pakuwon yang menjadi penguasa pusat perbelanjaan di Surabaya ini tak lepas dari peran Alexander Tedja.

Alexander Tedja memiliki Tunjungan Plaza 5 melalui Pakuwon Grup, tepatnya PT Pakuwon Jati Tbk. Sebelum kehadiran Tunjungan Plaza 5, Pakuwon Grup mengawali dengan mendirikan Tunjungan Plaza 1 pada tahun 1986.

Kehadiran PT Pakuwon Jati di industri properti diawali dengan Tunjungan Plaza I, pusat perbelanjaan modern pertama di Surabaya yang beroperasi sejak 1986. Pada tahun 1989 PT Pakuwon Jati Tbk menjadi perusahaan properti pertama yang tercatat di Bursa Efek Jakarta.

Pada dua dekade awal operasional Perseroan masih berada di Surabaya melalui pengembangan Superblok Tunjungan City dan kota mandiri Pakuwon City.

Tahun 2007 menandai kehadiran Perseroan di pasar Jakarta melalui pengembangan proyek Superblok Gandaria City yang telah beroperasi sejak tahun 2010. Penetrasi di pasar Jakarta semakin besar melalui proyek Superblok Kota Kasablanka yang telah beroperasi dua tahun kemudian.

Perseroan terus berkembang sebagai salah satu pengembang terkemuka di Indonesia dengan dukungan portofolio development dan investment property.

Dari bisnis properti di Surabaya, Alexander kemudian mengembangkan sektor serupa, terutama pusat perbelanjaan ke kota lain, termasuk Jakarta. Pakuwon Grup pun terus berkembang menjadi salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia.

Di Jakarta, Pakuwon Grup memiliki Mall Kota Kasablanka, Gandaria City dan  Blok M Plaza. Selain pusuat perbelanjaan, bisnis propertinya turut merambah perhotelan, kondominium dan gedung-gedung perkantoran.

Pakuwon Jati merupakan pelopor konsep Superblok di Indonesia, sebuah pengembangan kawasan terpadu berskala besar yang terdiri dari pusat perbelanjaan ritel, perkantoran, kondominium dan hotel. Rekam jejak dan reputasinya yang sukses di industri properti telah menjamin hubungan jangka panjang yang kuat dengan para penyewa dan pembeli, yang memberikan landasan yang stabil untuk ekspansi bisnis yang cepat.

Keberhasilan Pakuwon Grup turut berdampak pada harta kekayaan Alexander Tedja. Sebagai sosok yang menduduki posisi presiden komisaris, Alexander Tedja selalu masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Bahkan pada 2020 lalu, Forbes memperkirakan kekayaan Alexander Tedja mencapai 1,45 Miliar Dolar AS. Namun pada 2021 ini, kekayaannya diperkirakan turun pada angka 1,15 Miliar Dolar AS.

Di balik kesuksesan dunia properti, Alexander juga sempat merambah bisnis perfilman. Pria yang kini tepat berusia 80 tahun ini merambah dunia perfilman melalui PT ISAE Film pada 1972. 

Alexander Tedja juga berbisnis bioskop melalui PT Menara Mitra Cinema Corp tahun 1977. Ketika Pakuwon Grup sudah melantai di bursa efek tahun 1989, Alexander Tedja kembali ke film melalui PT Pan Asiatic Film tahun 1991.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

22 Ribu Ton Semen Sudah Dihabiskan Untuk Bangun Proyek Tol Atas Laut Semarang-Demak

22 Ribu Ton Semen Sudah Dihabiskan Untuk Bangun Proyek Tol Atas Laut Semarang-Demak

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 08:20 WIB

Dosen UGM Ditahan Atas Dugaan Korupsi Pembelian Kakao Fiktif Rp7 Miliar, Begini Kronologi Kasusnya

Dosen UGM Ditahan Atas Dugaan Korupsi Pembelian Kakao Fiktif Rp7 Miliar, Begini Kronologi Kasusnya

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:17 WIB

Progres Capai 87,8%, Bendungan Jragung Siap Beroperasi 2026

Progres Capai 87,8%, Bendungan Jragung Siap Beroperasi 2026

Foto | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Polisi Penembak Gamma Divonis 15 Tahun Penjara

Polisi Penembak Gamma Divonis 15 Tahun Penjara

Foto | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:35 WIB

"Kenapa Minta Sedikit?" Pengakuan Mbak Ita Ungkap Mentalitas Korupsi Pejabat?

"Kenapa Minta Sedikit?" Pengakuan Mbak Ita Ungkap Mentalitas Korupsi Pejabat?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 22:30 WIB

Rayakan HUT RI ke-80, Lansia di Semarang Unjuk Kebolehan di Aneka Lomba

Rayakan HUT RI ke-80, Lansia di Semarang Unjuk Kebolehan di Aneka Lomba

Video | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:02 WIB

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:57 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB