Atasi Horornya Macet TB Simatupang, Kendaraan dari Luar Jakarta Berpeluang Dibatasi

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 15 September 2025 | 14:06 WIB
Atasi Horornya Macet TB Simatupang, Kendaraan dari Luar Jakarta Berpeluang Dibatasi
Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Rabu (10/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Kemenhub Dimintai Saran oleh Pemda Jakarta untuk Atasi Macet di TB Simatupang
  • Pembatasan Kendaraan dari Luar Jakarta akan Dilakukan oleh Pemda Jakarta
  • Pemda Jakarta Tengah Benahi Sistem ATCS

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ikut turun tangan untuk melancarkan arus lalu linta di sejumlah wilayah Jakarta. Salah satunya, wilayah Jalan TB Simaputang yang terkenal horor dan sering alami kemacetan panjang.

Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, menjelaskan pemerintah daerah Jakarta sudah meminta masukan dari Kemenhub untuk membatasi kendaraan yang masuk dari luar Jakarta.

"Pemda Jakarta saat ini juga meminta kita untuk memberikan pedoman merekayasa terutama yang terkait dengan bagaimana kendaraan yang akan masuk dari luar Jakarta ke Jakarta," ujarnya saat di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Menurut Yani, permintaan Pemda Jakarta dalam membatasi kendaraan dari luar Jakarta, setelah adanya rute transportasi TransJakarta ke luar Jakarta.

Adapun, sejumlah rute TransJakarta baru ke arah Bekasi, Depok, Tangerang, hingga Bogor telah tersedia. Dari Bekasi, misalnya, warga bisa memanfaatkan rute B11 Sumarecon Bekasi–Cawang dan B21 Bekasi Timur–Cawang.

Sementara dari Depok tersedia rute D11 Depok–Cawang Sentral via Cibubur. Untuk masyarakat Tangerang dan sekitarnya, ada rute S11 BSD Serpong–Jelambar dan S61 Alam Sutera–Blok M. Bahkan, bagi warga Bogor, TransJakarta membuka rute P11 Blok M–Bogor.

Selain rute utama tersebut, TransJakarta juga menghadirkan layanan RoyalTrans dari kawasan perumahan seperti BSD, Bintaro, Cinere, Pondok Cabe, hingga Jatijajar. Bus ini langsung terhubung ke Stasiun MRT Fatmawati.

"Nah ini terkait dengan program gubernur misalnya sekarang Angkutan Umum Transjakarta sudah mencapai beberapa lokasi di luar dari Jakarta tersebut. Sehingga pedoman-pedoman yang terkait pembatasan terhadap kendaraan yang masuk ke Jakarta mereka juga meminta masukan dari kita," ucapnya.

"Di samping Bapak-Ibu sekalian beberapa simpul-simpul integrasi akan dikembangkan oleh teman-teman DKI mulai dari nanti di lebak bulus dengan MRT, kemudian di Dukuh Atas juga termasuk di situ itu akan dikembangkan lagi dan tentunya ini harus didukung oleh teman-teman dari Direkturat Integrasi," sambung Yani.

Dia menambahkan, Kemenhub dengan Pemda Jakarta juga tengah membenahi sistem layanan lalu lintas seperti mengatur waktu sinyal di persimpangan atau Air Traffic Control System (ATCS).

"<emang berapa dalam kondisi kemarin yang hujan sangat lebat itu ya, kondisi Jakarta macetnya minta ampun. Nah memang saat ini beberapa kegiatan pemda DKI khususnya yang terkait dengan perbaikan sistem layanan ATCS-nya itu juga sebetulnya sudah berkoordinasi dengan kita," imbuhnya.

Strategi Pemda Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum mulai melakukan uji coba penggunaan jalur tambahan di Gerbang Tol Fatmawati 2 hari ini, Senin (15/9).

Langkah ini ditempuh untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan kalau mulai sore nanti satu lajur paling kiri di Gerbang Tol Fatmawati 2 resmi dibuka untuk kendaraan dari arah Jalan Fatmawati menuju Lebak Bulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! 33 Persen Bus Pariwisata Tak Layak Jalan, Kemenhub Temukan Pemalsuan KIR

Ngeri! 33 Persen Bus Pariwisata Tak Layak Jalan, Kemenhub Temukan Pemalsuan KIR

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 15:00 WIB

Kemenhub Rombak Aturan Truk ODOL, Kepentingan Sopir Diperhatikan?

Kemenhub Rombak Aturan Truk ODOL, Kepentingan Sopir Diperhatikan?

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:30 WIB

Bandara Internasional Bertambah, Menhub: Biar Tak Ada Pertanyaan Mau ke Indonesia Itu Sulit

Bandara Internasional Bertambah, Menhub: Biar Tak Ada Pertanyaan Mau ke Indonesia Itu Sulit

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:14 WIB

Terkini

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:20 WIB

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:37 WIB

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB