Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PGAS Terus Kebut Perluasan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 16 September 2025 | 08:23 WIB
PGAS Terus Kebut Perluasan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga
Ilustrasi. Jaringan gas rumah tangga. (Dok: PGN)
Baca 10 detik
  • PGN terus memperluas jaringan gas bumi untuk rumah tangga di berbagai wilayah.
  • Kota Medan kini jadi sasarannya karena telah memiliki infrastruktur jaringan gas.
  • PGN telah menyalurkan sekitar 815.000 sambungan rumah tangga (SR) hingga Agustus 2025 melalui program Gaskita mereka.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mempercepat perluasan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di berbagai wilayah.

Di Medan, Sumatera Utara, emiten bersandi PGAS ini menggelar program City Gas Tour 2025 di Lapangan Merdeka dan Kolam Retensi Martubung pada Minggu (14/9/2025). Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Andi Sangga Prasetia, General Manager Sales and Operation Region I PGN, menjelaskan bahwa Martubung dipilih karena wilayah ini sudah memiliki jargas dan potensi perluasan yang besar. "Kami melihat Perumnas Martubung ini cukup padat penduduknya. Di mana segmennya juga sesuai dengan target kami sehingga kami melihat ini sangat potensial," katanya, Senin (15/9/2025).

Andi menambahkan, di Perumnas Griya Martubung, jumlah pelanggan jargas PGN sudah mencapai hampir 1.500 rumah tangga. Antusiasme warga untuk beralih ke gas bumi juga sangat tinggi, terlihat dari pendaftar baru yang sudah mencapai sekitar 700 rumah tangga.

Jumlah pendaftar baru ini sudah melebihi 50% dari target pembangunan jaringan gas di Sumatera Utara, yaitu sebanyak 1.250 Sambungan Rumah (SR). PGN menegaskan, mereka sangat terbuka bagi masyarakat di wilayah lain yang juga tertarik untuk beralih.

Seorang pelanggan bernama Hendry mengaku puas menggunakan jargas selama lima tahun terakhir. "Banyak kawan dan keluarga yang juga tertarik untuk menggunakan jargas. Saya harap jargas dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak yang merasakan pemanfaatannya," ujarnya.

Diketahui PGN telah menyalurkan sekitar 815.000 sambungan rumah tangga (SR) hingga Agustus 2025 melalui program Gaskita mereka. Sementara itu, pemerintah juga memiliki target pembangunan jargas untuk mencapai 4,7 juta SR pada tahun 2025 untuk mengurangi ketergantungan pada LPG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Berat Tak Goyahkan PGAS: Catat Laba Bersih Rp2,3 Triliun di Tengah Gejolak Global

Tantangan Berat Tak Goyahkan PGAS: Catat Laba Bersih Rp2,3 Triliun di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Rabu, 10 September 2025 | 17:30 WIB

Danantara Tunjuk 'Ordal' Prabowo jadi Komisaris Utama PGN

Danantara Tunjuk 'Ordal' Prabowo jadi Komisaris Utama PGN

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:40 WIB

Proyek Siluman Gas PGN Dibongkar, KPK Periksa Bos Besar PT IAE Soal Deal Uang Muka Rp 240 Miliar

Proyek Siluman Gas PGN Dibongkar, KPK Periksa Bos Besar PT IAE Soal Deal Uang Muka Rp 240 Miliar

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:33 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB