Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Analisis IHSG Hari Ini Usai Wall Street Cetak Rekor Didorong Harga Saham Nvidia

M Nurhadi

Selasa, 23 September 2025 | 06:54 WIB
Analisis IHSG Hari Ini Usai Wall Street Cetak Rekor Didorong Harga Saham Nvidia
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • Pasar keuangan global menguat, dengan Wall Street mencetak rekor baru, didorong oleh kenaikan saham teknologi seperti Nvidia dan Oracle, serta keputusan The Fed yang memangkas suku bunga.

  • Bursa saham Asia juga kompak menguat, meskipun investor mencermati kebijakan Presiden AS Donald Trump, sementara bursa Jepang menguat setelah Bank of Japan (BOJ) mengumumkan penjualan ETF.

  • IHSG berpotensi mengalami technical rebound setelah ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya, dengan level support di 7950-8000 dan beberapa saham menarik untuk dicermati, seperti BUMI dan WIRG.

Suara.com - Pasar keuangan global menunjukkan kinerja positif pada awal pekan, dengan Wall Street mencatat rekor tertinggi dan bursa saham Asia kompak menguat.

Kenaikan ini didorong oleh sejumlah sentimen, terutama dari sektor teknologi dan keputusan bank sentral.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,14% pada perdagangan sebelumnya, disertai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing sebesar Rp147 miliar.

Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain AMMN, BBCA, BBNI, BRMS, dan BREN.

Pada perdagangan Senin (22/9/2025) lalu, tiga indeks utama Wall Street menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Indeks S&P 500 naik 0,44%, Nasdaq Composite menguat 0,70%, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,14%.

Lonjakan ini sebagian besar dipicu oleh saham Nvidia yang melesat 3,9% setelah perusahaan tersebut mengumumkan rencana investasi senilai US$100 miliar di OpenAI untuk membangun pusat data.

Kemitraan ini meningkatkan optimisme investor terhadap masa depan kecerdasan buatan (AI).

Selain Nvidia, saham Oracle juga melonjak 6% menyusul pengumuman pergantian kepemimpinan. Sepanjang bulan ini, saham Oracle telah melonjak sekitar 45%.

Saham Apple juga turut naik 4% didorong optimisme atas penjualan iPhone terbaru. Namun, potensi government shutdown di AS menjadi faktor penahan kenaikan.

baca juga

Pasar juga mencerna keputusan The Fed yang memangkas suku bunga pekan lalu dan kini menanti data inflasi, yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi personal (PCE), yang menjadi indikator favorit The Fed. 

Bursa saham di Asia juga mengawali pekan dengan positif, meskipun sentimen pasar tertahan oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Pemerintahan Trump menyatakan akan mewajibkan perusahaan membayar biaya USD100 ribu per tahun untuk setiap visa kerja baru H-1B, yang menjadi sorotan investor, terutama di India.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,99% dan Topix menguat 0,49%, seiring meredanya kekhawatiran setelah Bank of Japan (BOJ) mengumumkan akan menjual kepemilikan exchange-traded funds (ETF) sebagai bagian dari upaya mengakhiri stimulus moneter.

Sementara itu, indeks KOSPI Korea Selatan naik 0,68%, ASX 200 Australia bertambah 0,43%, dan Shanghai Composite tumbuh 0,22%. Namun, indeks Hang Seng Hong Kong dan STI Singapura menunjukkan pelemahan.

Berdasarkan analisis teknikal, IHSG hari ini berpotensi mengalami technical rebound. Level support IHSG diperkirakan berada di kisaran 7950-8000, sementara level resistance di 8080-8120.

Bagi investor, sejumlah saham yang berpotensi menarik untuk dicermati merujuk kajian harian BNI Sekuritas, antara lain:

BUMI: Dengan area beli 115-119 dan target di 123-128.
WIRG: Area beli 147-151, target 154-158.
HRUM: Area beli 1040-1055, target 1070-1100.
ANTM: Disarankan untuk buy if break di level 3580, dengan target 3650-3700.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Hari Ini: Asing Borong, Saham CDIA dan BUMI Jadi Idola, USD 1 Tembus Rp 16.600

Ekonomi Hari Ini: Asing Borong, Saham CDIA dan BUMI Jadi Idola, USD 1 Tembus Rp 16.600

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 19:56 WIB

IHSG Loyo Didorong Pelemahan Rupiah

IHSG Loyo Didorong Pelemahan Rupiah

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 17:18 WIB

IHSG Masih Betah Bergerak di Level 8.000 pada Senin Pagi, Cek Saham yang Melonjak

IHSG Masih Betah Bergerak di Level 8.000 pada Senin Pagi, Cek Saham yang Melonjak

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 09:14 WIB

IHSG Berakhir Memerah Imbas Keputusan Suku Bunga The Fed

IHSG Berakhir Memerah Imbas Keputusan Suku Bunga The Fed

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 17:20 WIB

The Fed Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya Terhadap Perbankan Indonesia?

The Fed Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya Terhadap Perbankan Indonesia?

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 10:03 WIB

IHSG Masih Betah Bergerak di Level 8.000 pada Awal Sesi Perdagangan Kamis

IHSG Masih Betah Bergerak di Level 8.000 pada Awal Sesi Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 09:43 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB