Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

RI Punya Gudang Baja Canggih, Bisa Hemat Biaya Logistik Rp 3,7 Miliar per Bulan

Achmad Fauzi

Kamis, 25 September 2025 | 19:07 WIB
RI Punya Gudang Baja Canggih, Bisa Hemat Biaya Logistik Rp 3,7 Miliar per Bulan
Fasilitas Hot Rolled Coil (HRC) Warehouse milik Krakatau Posco. [ist]
baca 10 detik
  •    Krakatau Posco punya gudang baja canggih berkapasitas penyimpanan 70.000 ton

  •    Gudang HRC mampu menghemat biaya logistik hingga Rp3,7 miliar per bulan

  •    Fasilitas baru ini memperkuat daya saing dan dukung aspek ESG industri baja

Suara.com - Industri baja nasional semakin diperkuat dengan kehadiran gudang baja Hot Rolled Coil (HRC) Warehouse milik Krakatau Posco. Gudang baja canggih ini diyakini mampu menekan biaya logistik sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Fasilitas anyar tersebut berdiri di atas lahan lebih dari 16.000 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan hingga 70.000 ton produk HRC. Investasi pembangunan mencapai 16 juta dolar AS.

Gudang ini terintegrasi langsung dengan Hot Rolling Plant, dilengkapi 4 unit crane berkapasitas 40 ton, 4 unit lifter berkapasitas 35 ton, serta sistem otomatisasi penyimpanan berbasis Manufacturing Execution System (MES).

Ilustrasi industri Baja Indonesia.
Ilustrasi industri Baja Indonesia.

Dengan sistem itu, alur distribusi produk menjadi lebih efisien dan aman. Krakatau Posco mengklaim gudang baru ini bisa menghemat biaya hingga Rp 3,7 miliar per bulan, karena tidak lagi bergantung pada transportasi dan sewa gudang eksternal.

Presiden Direktur Krakatau Posco, Jung Bum-Su, menegaskan gudang ini membuat perusahaan siap menghadapi berbagai tantangan industri baja global melalui efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan.

"Ini bukan hanya sekadar fasilitas baru, tetapi juga langkah maju dalam memperkuat daya saing Krakatau Posco," ujarnya seperti dikutip, Kamis (25/9/2025).

Selain menekan biaya, fasilitas ini juga berfungsi menjaga kualitas produk. Risiko double handling yang sering memicu cacat produk bisa diminimalisir, sementara paparan lingkungan eksternal seperti debu atau cuaca ekstrem dapat dihindari.

Produk pun bisa dipantau secara real-time, sehingga potensi kehilangan atau salah penanganan berkurang drastis.

Lee Sung Wook dari Production & Order Management Department KRAKATAU POSCO menambahkan, gudang HRC ini selaras dengan prinsip keberlanjutan.

baca juga

"Langkah ini menjadi wujud nyata dedikasi perusahaan dalam memberikan nilai tambah, memperkuat kepercayaan customer, serta berkontribusi pada kemajuan industri baja nasional," tuturnya.

Lebih jauh, pengoperasian gudang ini juga mendukung aspek ESG (Environmental, Social, Governance) dengan mengurangi emisi karbon akibat berkurangnya kebutuhan transportasi ke gudang luar. Dengan begitu, selain lebih efisien dan hemat, produk baja Krakatau Posco juga semakin ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Baja di Surabaya Tumbang Imbas Gempuran Produk Impor

Pabrik Baja di Surabaya Tumbang Imbas Gempuran Produk Impor

Bisnis | Sabtu, 13 September 2025 | 12:18 WIB

7 Bahan Bangunan Tahan Api untuk Rumah di Jakarta yang Rawan Bencana Kebakaran

7 Bahan Bangunan Tahan Api untuk Rumah di Jakarta yang Rawan Bencana Kebakaran

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 22:09 WIB

Banjir Produk Impor Ancam PHK Massal, Industri Baja Lokal Gigit Jari

Banjir Produk Impor Ancam PHK Massal, Industri Baja Lokal Gigit Jari

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:47 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB