Market Data
Emas
IHSG
Kurs
Harga Jual Rp2.890.000 Harga Beli Rp2.750.000
7.094,526
USD/IDR 17.017

Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini Imbas Shutdown Pemerintah AS

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 30 September 2025 | 11:22 WIB
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini Imbas Shutdown Pemerintah AS
nilai tukar rupiah pada dolar hari ini
  • Kurs Rupiah diprediksi menguat terhadap Dolar AS hari ini karena kekhawatiran shutdown atau penutupan pemerintahan AS yang hampir pasti terjadi.
  • Situasi ini menekan Dolar, namun penguatan Rupiah diperkirakan terbatas karena investor menanti data pekerjaan AS, termasuk NFP. Rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp16.600 - Rp16.700 per Dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan mengalami penguatan seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi terjadinya penutupan (shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS) yang diprediksi hampir pasti terjadi.

Situasi ini diperkirakan akan menekan mata uang Dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa shutdown pemerintah terjadi ketika Kongres gagal mencapai kesepakatan mengenai anggaran belanja yang diperlukan untuk operasional pemerintah federal.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap Dolar AS yang tertekan oleh kekhawatiran 'shutdown' pemerintah AS," ujar Lukman di Jakarta, Selasa (30/9/2025), dikutip via Antara.

 Kepala negara AS, Donald Trump, telah mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Kongres dari Partai Republik dan Demokrat pada Senin (29/9) waktu setempat.

Pertemuan tersebut bertujuan membahas pendanaan pemerintah menjelang tenggat waktu kritis pada 30 September.

Jika tenggat waktu ini terlewati tanpa disepakatinya resolusi sementara, lembaga-lembaga federal AS berisiko ditutup tanpa batas waktu, karena tahun fiskal baru dimulai 1 Oktober tanpa adanya anggaran yang disahkan.

Trump secara terbuka menyalahkan Partai Demokrat atas kebuntuan negosiasi pendanaan sementara ini, menuduh mereka berupaya memicu shutdown.

Menurut Lukman, jika shutdown terjadi, kegiatan non-esensial pemerintah AS akan berhenti beroperasi. Dampak langsung bagi pasar adalah terancamnya perilisan data-data ekonomi penting karena sebagian besar pekerja federal akan dirumahkan.

"Hal ini akan sangat mengganggu kegiatan ekonomi di AS dan memperuncing perseteruan antara Republik dan Demokrat. Semua ini menekan Dolar AS," jelasnya.

Namun demikian, Lukman memperingatkan bahwa penguatan kurs Rupiah diperkirakan akan terbatas. Investor cenderung berada dalam posisi wait and see (menanti dan mengamati) menjelang perilisan serangkaian data pekerjaan AS pada pekan ini, terutama data kunci Non-Farm Payrolls (NFP).

Data NFP diperkirakan akan menunjukkan penambahan sekitar 50 ribu pekerjaan. Meskipun angka ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya, Lukman menilai jumlah tersebut masih jauh lebih kecil dari kondisi normal, yang biasanya rata-rata di atas 100 ribu.

Berdasarkan kombinasi faktor-faktor ini, kurs Rupiah diprediksi akan bergerak di rentang Rp16.600 - Rp16.700 per Dolar AS. Pada pembukaan perdagangan hari Selasa di Jakarta, nilai tukar Rupiah tercatat sedikit melemah 3 poin atau 0,02 persen, berada di Rp16.683 per Dolar AS, dari penutupan sebelumnya Rp16.680 per Dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Demam, Rupiah Mulai Pulih di Level Rp16.673 terhadap Dolar AS

Sempat Demam, Rupiah Mulai Pulih di Level Rp16.673 terhadap Dolar AS

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 10:11 WIB

Rupiah Ditutup Menguat Senin Sore, Ini Pemicunya

Rupiah Ditutup Menguat Senin Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 17:20 WIB

Rupiah Mulai Menguat, Sesuai Prediksi Menkeu Purbaya

Rupiah Mulai Menguat, Sesuai Prediksi Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:11 WIB

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:09 WIB

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB