Emas Meroket! Ini 3 Alasan di Balik Kenaikan Harga Mineral Pada September

M Nurhadi

Rabu, 01 Oktober 2025 | 06:18 WIB
Emas Meroket! Ini 3 Alasan di Balik Kenaikan Harga Mineral Pada September
Ilustrasi sektor tambang. [Ist]
baca 10 detik
  • Sektor komoditas global, terutama mineral dan batu bara, mencatat kenaikan signifikan pada September 2025, didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter The Fed dan permintaan yang kuat di Asia.

  • Harga Emas melonjak 9% MoM akibat pemotongan suku bunga AS, pelemahan Dolar, dan pembelian kuat Bank Sentral, sementara Nikel dan Tembaga juga naik didukung pasokan ketat.

  • Kenaikan harga ini memicu foreign inflow (arus masuk dana asing) besar ke kedua sektor di bursa domestik, dengan mineral membukukan Rp652 Miliar dan batu bara Rp389 Miliar.

Suara.com - Sektor komoditas global menunjukkan kinerja yang impresif sepanjang September 2025, dengan harga mineral dan batu bara kompak mengalami kenaikan signifikan.

Tren ini sebagian besar didorong oleh kebijakan moneter global yang lebih longgar dan dinamika permintaan serta pasokan di pasar Asia.

Harga-harga mineral mencatat kenaikan yang meluas pada September 2025. Kenaikan ini dipimpin oleh lonjakan harga Emas yang mencapai 9% secara bulanan (Month-on-Month/MoM).

Kenaikan fantastis pada emas didukung oleh tiga faktor utama:

  • Pemotongan Suku Bunga The Fed: Keputusan bank sentral AS (The Fed) untuk memangkas suku bunga membuat aset non-bunga seperti emas menjadi lebih menarik.
  • Dolar AS Melemah: Melemahnya mata uang Dolar AS (USD) membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pembeli internasional.
  • Pembelian Kuat Bank Sentral: Permintaan yang stabil dan kuat dari berbagai bank sentral global turut menopang harga logam mulia ini.

Selain emas, nikel juga menunjukkan kinerja positif. Harga Nickel Pig Iron (NPI) naik 3,6% MoM dan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) naik 3,8% MoM. Kenaikan ini disebabkan oleh permintaan yang kuat dan pasokan yang ketat di pasar.

Bahkan nikel murni di LME (London Metal Exchange) naik 1,2% MoM, sementara Tembaga melesat 3,4% MoM. Kenaikan tembaga ini secara khusus diuntungkan oleh adanya suspensi operasional di tambang Grasberg milik Freeport.

Kinerja positif harga mineral ini juga tercermin dalam pergerakan modal asing di bursa saham domestik. Sektor mineral mencatat arus masuk dana asing (foreign inflow) sebesar Rp652 Miliar (setara US$40 Juta), membalikkan kondisi arus keluar (outflow) yang terjadi pada bulan Agustus.

Kenaikan harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi pendorong utama arus masuk ini.

Melihat momentum ini, analis merevisi rekomendasi jangka pendek mereka untuk sektor mineral menjadi Overweight (3 bulan), sambil mempertahankan status Neutral untuk pandangan 12 bulan. Saham INCO ditetapkan sebagai pilihan utama (top pick).

baca juga

Sektor Batu Bara: Rebound Didorong Permintaan China

Sektor batu bara turut mencatatkan rebound harga di September 2025. Kenaikan dipimpin oleh harga batu bara kalori rendah (low-CV) ICI yang naik antara 2,2% hingga 2,3% MoM.

Pemulihan harga ini didukung oleh peningkatan ekspor dan permintaan yang kuat dari Tiongkok. Di sisi pasokan, penutupan sementara sekitar 90 tambang batu bara juga turut memperketat ketersediaan komoditas di pasar.

Dikutip via Bloomberg, seperti sektor mineral, sektor batu bara juga membukukan arus masuk dana asing sebesar Rp389 Miliar (US24Juta).

Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AADI) menjadi kontributor terbesar dengan in flow mencapai Rp 232Miliar. Meskipun demikian, secara Year−to−Date (YTD), aliran dana asing untuk sektor ini masih tercatat negatif sebesar Rp573Miliar (US35 Juta).

Meski harga rebound, saham-saham batu bara hanya naik rata-rata 6%, mencerminkan underperformance terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Analis tetap mempertahankan rekomendasi Overweight untuk prospek 3 bulan, dan Neutral untuk 12 bulan, dengan saham AADI diunggulkan sebagai top pick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Ojak Pamer Emas Segambreng: Netizen Ribut Soal Duit Ayu Ting Ting!

Ayah Ojak Pamer Emas Segambreng: Netizen Ribut Soal Duit Ayu Ting Ting!

Your Say | Selasa, 30 September 2025 | 18:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 30 September 2025: Stagnan di Level Rekor Tertinggi

Harga Emas Hari Ini 30 September 2025: Stagnan di Level Rekor Tertinggi

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 12:22 WIB

PSSI: Track Record Indra Sjafri Bagus di SEA Games

PSSI: Track Record Indra Sjafri Bagus di SEA Games

Bola | Selasa, 30 September 2025 | 12:06 WIB

Terkini

5 Kombinasi Shio Atasan dan Bawahan yang Paling Produktif di Kantor, Kerja Tim Lancar

5 Kombinasi Shio Atasan dan Bawahan yang Paling Produktif di Kantor, Kerja Tim Lancar

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Madina Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Madina Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Isu Pergantian Kepala BNPB Mencuat Usai OTT KPK, Internal Ngaku Menghormati Hak Prerogatif Presiden

Isu Pergantian Kepala BNPB Mencuat Usai OTT KPK, Internal Ngaku Menghormati Hak Prerogatif Presiden

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:53 WIB

YLPK Bali Sentil Pertamina: Jangan Cuma Lempar Laporan di Atas Kertas

YLPK Bali Sentil Pertamina: Jangan Cuma Lempar Laporan di Atas Kertas

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Langganan Konten Eksklusif Artis, Worth It atau Justru Bikin Rugi?

Langganan Konten Eksklusif Artis, Worth It atau Justru Bikin Rugi?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Gandeng Produser Peraih Grammy, Psychic Fever Siap Lepas Landas Lewat Album Different

Gandeng Produser Peraih Grammy, Psychic Fever Siap Lepas Landas Lewat Album Different

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Dulunya Dapur, Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Jadi Tempat Suplai Buah MBG

Dulunya Dapur, Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Jadi Tempat Suplai Buah MBG

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 4 Rekomendasi Sunscreen Anti-Lengket Bikin Auto Glowing!

Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 4 Rekomendasi Sunscreen Anti-Lengket Bikin Auto Glowing!

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda

Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:43 WIB

×