Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Dibuka Demam Lawan Dolar Pada Perdagangan Hari Ini, Sentuh Level Rp 16.591

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 10:04 WIB
Rupiah Dibuka Demam Lawan Dolar Pada Perdagangan Hari Ini, Sentuh Level Rp 16.591
Ilustrasi uang Rupiah dan Dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.591 per dolar AS.

  • Mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar.

  • Penguatan dolar dipicu ketidakpastian politik di AS

Suara.com - Rupiah dibuka melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/10/2025).

Berdasarkan data Bloomberg, ada pukul 09.30 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.591 per dolar Amerika Serikat (AS)

Kondisi ini membuat ruiah turun 28 poin dalam Dolar Amerika Serikat.

Padahal, pekan lalu mata uang garuda ditutup pada level Rp16.563.

Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap Dolar AS pagi ini.

Yen Jepang mencatat pelemahan terdalam 1,54 persen, disusul Dolar Taiwan yang melemah 0,34 persen, Pesso Filipina melemah 0,34 persen, Won Korea melemah 0,24 persen persen, Dolar Singapura melemah 0,17 persen, Ringgit Malaysia melemah 0,10 persen.

Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)
Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)

Baht Thailand melemah 0,07 persen, dan Rupiah melemah 0,03 persen terhadap Dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang menguat terhadap Dolar AS pagi ini dengan kenaikan 0,004 persen.

Sedangkan, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,04, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 97,72.

Sementara itu, Indeks dolar AS (DXY) yang tengah mengalami penguatan sehingga berpotensi menekan laju rupiah terhadap greenback sepanjang hari ini.

Penguatan Dolar terjadi di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketidakpastian politik dan fiskal di Washington.

Sejak pekan lalu, pemerintahan AS masih mengalami penutupan atau government shutdown yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Kebuntuan antara Presiden Donald Trump dan Kongres membuat ratusan ribu pegawai federal terpaksa dirumahkan tanpa bayaran, sementara sebagian layanan publik berhenti total.

Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian pasar, namun justru mendorong penguatan Dolar AS karena investor global masih menilai greenback sebagai aset paling aman di tengah kekacauan fiskal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan Kemarin Asing Bawa Kabur Dananya Rp 2,71 Triliun dari RI, Gara-Gara Ketidakpastian Global

Sepekan Kemarin Asing Bawa Kabur Dananya Rp 2,71 Triliun dari RI, Gara-Gara Ketidakpastian Global

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 08:59 WIB

Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Menguat Selasa Depan

Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Menguat Selasa Depan

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 00:42 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Perintah Himbara Naikkan Bunga Deposito Valas

Menkeu Purbaya Bantah Perintah Himbara Naikkan Bunga Deposito Valas

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 15:35 WIB

Bunga Deposito Valas Bank Himbara Naik dan Lemahkan Rupiah, Kemenkeu Buka Suara

Bunga Deposito Valas Bank Himbara Naik dan Lemahkan Rupiah, Kemenkeu Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 12:46 WIB

Rupiah Loyo, Berikut Daftar Nilai Tukar di Bank-bank Utama

Rupiah Loyo, Berikut Daftar Nilai Tukar di Bank-bank Utama

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 12:23 WIB

Aksi Keliru Bank Himbara Ini Disebut Picu Rupiah Semakin Loyo

Aksi Keliru Bank Himbara Ini Disebut Picu Rupiah Semakin Loyo

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB