Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Greenhope dan AMBI Dukung Penuh Transisi Industri Hijau Nasional

M Nurhadi

Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:25 WIB
Greenhope dan AMBI Dukung Penuh Transisi Industri Hijau Nasional
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungannya ke Greenhope dan Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI) [Ist]
baca 10 detik
  • Greenhope dan Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI) menegaskan komitmen mereka untuk mendukung peta jalan industri hijau Kemenperin, berkat inovasi material bioplastik.
  • Tommy Tjiptadjaja, menyoroti peran bioplastik, seperti Ecoplas berbahan dasar singkong dan aditif Oxium, dalam menyelesaikan target masalah sampah Indonesia pada 2029.
  • Pemerintah mendorong pemanfaatan bioplastik dalam kehidupan sehari-hari, serta upaya Indonesia dalam pengembangan dan pertumbuhan industri bioplastik.

Suara.com - Perusahaan teknologi bioplastik, Greenhope, menyatakan komitmen kuatnya untuk menjadi bagian integral dari upaya transformasi industri nasional menuju konsep ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Melalui inovasi material plastik cepat terurai alami dan bioplastik, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah, Greenhope bertekad mendukung peta jalan industri hijau yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Penegasan komitmen ini disampaikan oleh Tommy Tjiptadjaja, Chief Executive Officer (CEO) Greenhope yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia (AMBI).

Forum ini bertujuan mempertemukan berbagai pihak—mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga lembaga internasional—guna memperkuat sinergi menuju pencapaian ekonomi sirkular nasional. 

Dukungan nyata Greenhope dan AMBI terhadap industri hijau di Indonesia diperkuat melalui Pernyataan Komitmen Bersama Akselerasi Industri Bioplastik dalam AIGIS 2025.

Deklarasi ini, yang melibatkan AMBI, Greenhope, organisasi mitra pembangunan, dan perwakilan kementerian terkait, dinilai menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan industri bioplastik nasional agar berdaya saing global dan berorientasi keberlanjutan.

Tommy Tjiptadjaja menekankan bahwa acara ini membuktikan kemampuan kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi persoalan lingkungan.

"Perhelatan ini menghadirkan sinergi besar antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan lembaga internasional untuk mempercepat transisi menuju industri ramah lingkungan, terutama di sektor bioplastik," ujarnya.

Menurut Tommy, percepatan adopsi bioplastik merupakan kontribusi industri untuk mengatasi sampah plastik dan membantu menuntaskan masalah sampah di Indonesia yang ditargetkan selesai pada tahun 2029, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Perpres 12/2025.

baca juga

Semua solusi, termasuk daur ulang, pakai ulang, dan bioplastik (berbasis bio dan/atau mudah terurai), dianggap berkontribusi positif.

AMBI, sebagai wadah asosiasi, berperan menjembatani berbagai aktor—mulai dari penemu teknologi, pabrik pembuat barang ramah lingkungan, hingga pemilik merek (brand owner)—untuk berkolaborasi dalam edukasi, peningkatan kesadaran, dan adopsi teknologi bioplastik. 

Greenhope, sebagai salah satu pionir bioplastik di Indonesia, menegaskan misinya untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam transisi industri hijau global. Greenhope hadir dengan tiga teknologi utama:

Ecoplas: Inovasi asli Indonesia yang dipatenkan di AS, Singapura, dan Indonesia. Ecoplas berbahan dasar tepung singkong dari petani lokal dan diaplikasikan pada kantong belanja, sedotan, hingga lapisan penutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ramah lingkungan.

Penggunaan Ecoplas sebagai penutup TPA dinilai lebih aman, mampu memperpanjang usia TPA, dan 50% lebih murah dibandingkan penutup tanah konvensional.

Naturloop: Kemasan plastik ramah lingkungan yang terbuat dari bahan dasar nabati. Bahan nabati yang digunakan dipastikan tidak berasal dari sumber pangan, sehingga tidak mengganggu ketahanan pangan masyarakat.

Oxium: Bahan aditif yang berfungsi mempercepat proses penguraian plastik, dari yang semula membutuhkan waktu ratusan tahun menjadi hanya dua hingga lima tahun, tanpa meninggalkan residu mikroplastik berbahaya. 

Komitmen Greenhope dan AMBI sejalan dengan sasaran Prioritas ke-11 pemerintahan Presiden Prabowo yang mendorong pemanfaatan bioplastik dalam kehidupan sehari-hari, serta upaya Indonesia dalam pengembangan dan pertumbuhan industri bioplastik.

Percepatan penguraian alami menjadi kunci penting mengingat Indonesia menghasilkan sekitar 56,6 juta ton sampah setiap tahun, dengan 10–12 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Untuk mendukung inisiatif ini, Kemenperin telah menerbitkan Permenperin No 55/2020 yang mencakup Standar Industri Hijau untuk Kantong Bioplastik. Kepala Pusat Industri Hijau Kemenperin, Apit Pria Nugraha, menjelaskan bahwa Kemenperin saat ini sedang menginisiasi rencana low hanging fruit untuk meningkatkan industri bioplastik dan menciptakan permintaan pasar (demand).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Dilarikan ke RS dengan Bokong Terjepit Kursi Plastik, Netizen Serukan Bantuan Damkar

Pria Dilarikan ke RS dengan Bokong Terjepit Kursi Plastik, Netizen Serukan Bantuan Damkar

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 19:01 WIB

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan

Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB