Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Gaji Program Magang Nasional Dijamin Tak Telat, Langsung Dibayar dari APBN

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:06 WIB
Gaji Program Magang Nasional Dijamin Tak Telat, Langsung Dibayar dari APBN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantornya pada Senin (13/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Program magang nasional akan menyasar 20 ribu lulusan sarjana.
  • Gaji mereka akan ditanggung sepenuhnya oleh APBN.
  • program ini dirancang khusus untuk menjembatani jurang mismatch antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

Suara.com - Pemerintah secara resmi meluncurkan program magang nasional besar-besaran yang menargetkan 20.000 sarjana fresh graduate untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Program ini bukan sekadar magang biasa, karena peserta akan digaji setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat selama enam bulan, yang seluruhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk menjembatani jurang mismatch antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

"Pada tahun 2025, program ini menargetkan partisipasi lebih dari 20.000 peserta yang akan mengikuti magang dalam 4 batch pelaksanaan," ujar Airlangga melalui akun Instagram resminya, Rabu (15/10/2025).

Airlangga menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam program ini sangat serius, terutama dalam hal kompensasi.

"Seluruh peserta juga akan menerima upah atau uang saku bulanan yang sepenuhnya ditanggung oleh APBN," imbuhnya.

Gaji yang setara UMK ini diberikan selama enam bulan penuh, yang bertujuan agar para fresh graduate dapat fokus mendapatkan pengalaman kerja nyata tanpa terbebani masalah finansial. Peserta akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah pusat, daerah, hingga perusahaan swasta.

Program ini didasari oleh permasalahan klasik di Indonesia: lulusan baru sulit mendapatkan pekerjaan karena minim pengalaman, sementara perusahaan mencari tenaga kerja yang sudah berpengalaman.

"Selama ini [pasar kerja] meminta mereka yang berpengalaman kerja dan itu diisi oleh secondary, orang yang pernah kerja kemudian pindah. Kita ingin agar fresh graduate ini Gen Z diberikan kesempatan mencoba kerja selama enam bulan," jelas Airlangga.

Melalui program magang nasional ini, peserta akan terlibat langsung dalam birokrasi, pengembangan program, hingga pelayanan publik. Tujuannya jelas: untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global, menjadikan mereka siap tempur segera setelah masa magang berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Gaji Voice Over TV? Narator Acara Trans7 Disorot Buntut Konten Ponpes Lirboyo

Berapa Gaji Voice Over TV? Narator Acara Trans7 Disorot Buntut Konten Ponpes Lirboyo

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:00 WIB

Bakal Diguyur Uang Likuiditas, Menkeu Tunggu Kesiapan BPD

Bakal Diguyur Uang Likuiditas, Menkeu Tunggu Kesiapan BPD

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:39 WIB

Target Lifting Minyak APBN 2025 Sudah Terlampaui, Menteri Bahlil: Insya Allah Lebih dari Target

Target Lifting Minyak APBN 2025 Sudah Terlampaui, Menteri Bahlil: Insya Allah Lebih dari Target

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:48 WIB

Terkini

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB