Purbaya Endus Premanisme KPP Tigaraksa, Buka-bukaan Bobrok Pegawai Pajak

Dicky Prastya

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 16:47 WIB
Purbaya Endus Premanisme KPP Tigaraksa, Buka-bukaan Bobrok Pegawai Pajak
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) saat diskusi dengan media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan dugaan premanisme yang melibatkan Account Representative (AR) Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tigaraksa melalui kanal pengaduan WhatsApp "Lapor Pak Purbaya".
  • Purbaya menyoroti masalah ini sebagai perilaku buruk birokrat pajak yang merasa aman karena menganggap jabatan Menteri Keuangan hanya sementara dan mereka bisa kembali bertindak sewenang-wenang.
  • Purbaya memberikan ultimatum kepada para pegawai pajak nakal bahwa mereka akan diganti terlebih dahulu sebelum masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan berakhir.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menerima laporan adanya dugaan premanisme di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tigaraksa, Tangerang, Banten.

Ia mendapatkan keluhan ini dari layanan pengaduan via nomor WhatsApp 082240406600 bernama Lapor Pak Purbaya, di mana kanal ini baru saja diumumkan dua hari lalu.

Saat membacakan aduan dari warga, ia mengungkapkan adanya premanisme di KPP Tigaraksa. Dia menegaskan bahwa keluhan ini bakal diselesaikan minggu depan.

“Izin lapor tindak premanisme AR Pajak KPP Tigaraksa. Siapa Tigaraksa KPP-nya? Kalau itu minggu depan saya cek harus sudah rapi nih enggak ada premanisme," katanya saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

"Dia minta duit pasti maksa ya? Hebat juga ya kreatif lah. Oh ternyata betul saya pikir kalau kita ngomong di atas selesai, ternyata enggak,” lanjut dia.

Purbaya pun buka-bukaan soal bobrok pegawai pajak yang selama ini terjadi. Ia menilai kalau mereka tenang-tenang saja karena berpandangan Menteri Keuangan hanya menjabat selama lima tahun.

Setelah masa jabatan menteri habis, Purbaya menyebut kalau mereka bisa kembali sewenang-wenang tanpa perlu khawatir.

"Jadi itu adalah behavior dari para birokrat. Ganti menteri bodo amat. Kalau kemarin diam saja, dipikir nanti empat tahun lagi juga ganti menteri, lima tahun lagi ganti menteri, kira-kira gitu," tutur Purbaya.

Purbaya kemudian mengultimatum para pegawai pajak yang nakal. Sebelum dirinya lengser dari Menkeu, Purbaya memastikan PNS bermasalah itu bakal lebih dulu diganti.

baca juga

"Ya lima tahun, empat tahun, lima tahun gue diganti, tapi lu duluan yang diganti sama saya. Kalau masih melakukan seperti ini lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

Raut Wajah Jokowi Berubah Saat Ditanya Utang Whoosh: Apa yang Terjadi?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:37 WIB

Baru 2 Hari, Purbaya Terima 15.933 Keluhan Warga soal Kelakuan Pegawai Pajak Bea Cukai

Baru 2 Hari, Purbaya Terima 15.933 Keluhan Warga soal Kelakuan Pegawai Pajak Bea Cukai

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:06 WIB

Anak Menkeu Purbaya Bongkar Isu Teror Santet di Rumah: Jangan Berpikir dengan Logika Mistik

Anak Menkeu Purbaya Bongkar Isu Teror Santet di Rumah: Jangan Berpikir dengan Logika Mistik

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Purbaya Murka Terima Laporan Warga, Pegawai Bea Cukai Nongkrong Starbucks Tiap Hari

Purbaya Murka Terima Laporan Warga, Pegawai Bea Cukai Nongkrong Starbucks Tiap Hari

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Menteri Keuangan Diminta Hentikan Komentari Kementerian Lain, Purbaya: Bodo Amat

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×