Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

AHY Ungkap PR Prabowo Setelah 1 Tahun Menjabat: 9,9 Juta Keluarga Tidak Punya Rumah

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:05 WIB
AHY Ungkap PR Prabowo Setelah 1 Tahun Menjabat: 9,9 Juta Keluarga Tidak Punya Rumah
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono pada Selasa (21/20/2025) mengatakan masih ada 9,9 juta keluarga di Indonesia yang belum punya rumah. [Antara]
  • AHY memaparkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 9,9 juta keluarga yang tidak memiliki rumah.
  • AHY juga mengakui bahwa 26,9 juta keluarga berada atau tinggal di kawasan atau perumahan yang tidak layak huni.
  • AHY mengungkap pemerintah tengah menggagas konsep Transit Oriented Development atau TOD.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap kesenjangan atau backlog rumah layak masih menjadi persoalan.

Hal itu disampaikan AHY pada media gathering "Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta pada Selasa (21/10/2025).

AHY memaparkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 9,9 juta keluarga yang tidak memiliki rumah. Baginya persoalan itu tak bisa dipandang sebelah mata.

"Kita menghadapi backlog perumahan, 9,9 juta keluarga masih belum punya rumah, 26,9 juta berada atau tinggal di kawasan atau perumahan yang tidak layak huni. Ini PR besar" kata AHY.

Sejauh ini sejumlah upaya telah ditempuh oleh pemerintah, di antaranya melakukan penataan ulang perumahan kumuh di kota-kota besar.

Sedangkan untuk mengatasi kesenjangan kepemilikan rumah khususnya di kota besar, pemerintah tengah memasifkan pembangunan rumah vertikal seperti rumah susun atau rusun.

"Ini juga harus kita kawal bersama-sama, pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Lahannya harus ada," ujar AHY.

Dijelaskannya pembangunan kawasan hunian yang layak tidak berhenti pada bagaimana kualitas bangunan, tapi juga harus memastikan aksesibilitas ke fasilitas penunjang.

Untuk itu, AHY mengungkap pemerintah tengah menggagas konsep Transit Oriented Development atau TOD.

"Ke depan pengembangan perumahan ini berdasar pada konsep TOD, menghubungkan antara satu kawasan dengan kawasan lain, dengan transportation hub yang diintegrasikan sejak awal dan membuat kehidupan lebih nyaman," ujarnya.

Misalnya, perumahan itu tidak memiliki jarak yang jauh dengan lokasi penghuninya bekerja, dekat dengan pasar, sekolah dan fasilitas publik lainnya.

"Dan setelah itu tentunya kita berharap rumah-rumah ini bisa menjadi sumber kebahagiaan keluarga karena kondisinya yang semakin baik," ucap AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Enggan Buru-buru Bangun Tanggul Raksasa Jawa, Khawatir Anggaran Membengkak

AHY Enggan Buru-buru Bangun Tanggul Raksasa Jawa, Khawatir Anggaran Membengkak

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:24 WIB

Soal Utang Kereta Cepat, AHY: 'Move On' Bicarakan Pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Soal Utang Kereta Cepat, AHY: 'Move On' Bicarakan Pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:24 WIB

Mau Kualitas Hidup Lebih Baik? Ini 7 Alasan Pindah ke Perumahan Modern

Mau Kualitas Hidup Lebih Baik? Ini 7 Alasan Pindah ke Perumahan Modern

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:05 WIB

3 Rekomendasi Lokasi Rumah di Jakarta Selatan Harga di Bawah Rp 1 Miliar

3 Rekomendasi Lokasi Rumah di Jakarta Selatan Harga di Bawah Rp 1 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:32 WIB

Belajar dari Neraka 'Kota Hantu' di Bekasi: Perumahan Mewah Mangkrak, Konsumen Rugi Miliaran!

Belajar dari Neraka 'Kota Hantu' di Bekasi: Perumahan Mewah Mangkrak, Konsumen Rugi Miliaran!

Your Say | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:11 WIB

Terkini

Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini

Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:47 WIB

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:45 WIB

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:41 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:37 WIB

GrabModal Kucurkan Rp6 Triliun untuk 445 Ribu UMKM dan Driver

GrabModal Kucurkan Rp6 Triliun untuk 445 Ribu UMKM dan Driver

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:30 WIB

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:04 WIB

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:59 WIB

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:50 WIB

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:36 WIB

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:23 WIB