Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

AHY Ungkap PR Prabowo Setelah 1 Tahun Menjabat: 9,9 Juta Keluarga Tidak Punya Rumah

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:05 WIB
AHY Ungkap PR Prabowo Setelah 1 Tahun Menjabat: 9,9 Juta Keluarga Tidak Punya Rumah
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono pada Selasa (21/20/2025) mengatakan masih ada 9,9 juta keluarga di Indonesia yang belum punya rumah. [Antara]
  • AHY memaparkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 9,9 juta keluarga yang tidak memiliki rumah.
  • AHY juga mengakui bahwa 26,9 juta keluarga berada atau tinggal di kawasan atau perumahan yang tidak layak huni.
  • AHY mengungkap pemerintah tengah menggagas konsep Transit Oriented Development atau TOD.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap kesenjangan atau backlog rumah layak masih menjadi persoalan.

Hal itu disampaikan AHY pada media gathering "Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta pada Selasa (21/10/2025).

AHY memaparkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 9,9 juta keluarga yang tidak memiliki rumah. Baginya persoalan itu tak bisa dipandang sebelah mata.

"Kita menghadapi backlog perumahan, 9,9 juta keluarga masih belum punya rumah, 26,9 juta berada atau tinggal di kawasan atau perumahan yang tidak layak huni. Ini PR besar" kata AHY.

Sejauh ini sejumlah upaya telah ditempuh oleh pemerintah, di antaranya melakukan penataan ulang perumahan kumuh di kota-kota besar.

Sedangkan untuk mengatasi kesenjangan kepemilikan rumah khususnya di kota besar, pemerintah tengah memasifkan pembangunan rumah vertikal seperti rumah susun atau rusun.

"Ini juga harus kita kawal bersama-sama, pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Lahannya harus ada," ujar AHY.

Dijelaskannya pembangunan kawasan hunian yang layak tidak berhenti pada bagaimana kualitas bangunan, tapi juga harus memastikan aksesibilitas ke fasilitas penunjang.

Untuk itu, AHY mengungkap pemerintah tengah menggagas konsep Transit Oriented Development atau TOD.

"Ke depan pengembangan perumahan ini berdasar pada konsep TOD, menghubungkan antara satu kawasan dengan kawasan lain, dengan transportation hub yang diintegrasikan sejak awal dan membuat kehidupan lebih nyaman," ujarnya.

Misalnya, perumahan itu tidak memiliki jarak yang jauh dengan lokasi penghuninya bekerja, dekat dengan pasar, sekolah dan fasilitas publik lainnya.

"Dan setelah itu tentunya kita berharap rumah-rumah ini bisa menjadi sumber kebahagiaan keluarga karena kondisinya yang semakin baik," ucap AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Enggan Buru-buru Bangun Tanggul Raksasa Jawa, Khawatir Anggaran Membengkak

AHY Enggan Buru-buru Bangun Tanggul Raksasa Jawa, Khawatir Anggaran Membengkak

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:24 WIB

Soal Utang Kereta Cepat, AHY: 'Move On' Bicarakan Pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Soal Utang Kereta Cepat, AHY: 'Move On' Bicarakan Pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:24 WIB

Mau Kualitas Hidup Lebih Baik? Ini 7 Alasan Pindah ke Perumahan Modern

Mau Kualitas Hidup Lebih Baik? Ini 7 Alasan Pindah ke Perumahan Modern

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:05 WIB

3 Rekomendasi Lokasi Rumah di Jakarta Selatan Harga di Bawah Rp 1 Miliar

3 Rekomendasi Lokasi Rumah di Jakarta Selatan Harga di Bawah Rp 1 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:32 WIB

Belajar dari Neraka 'Kota Hantu' di Bekasi: Perumahan Mewah Mangkrak, Konsumen Rugi Miliaran!

Belajar dari Neraka 'Kota Hantu' di Bekasi: Perumahan Mewah Mangkrak, Konsumen Rugi Miliaran!

Your Say | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:11 WIB

Terkini

Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!

Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:25 WIB

Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya

Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 09:31 WIB

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 09:15 WIB

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:49 WIB

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:43 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:35 WIB

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 8 Juni 2026

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 8 Juni 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:08 WIB