Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Transaksi Aset Kripto Tembus Rp 446,55 Triliun, Gimana Peluang dan Tantangannya?

Achmad Fauzi

Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:11 WIB
Transaksi Aset Kripto Tembus Rp 446,55 Triliun, Gimana Peluang dan Tantangannya?
Kripto (Foto: Antara)
baca 10 detik
  • Transaksi kripto tembus Rp446,55 triliun, cerminkan kepercayaan publik.

  • Pasar derivatif melonjak 118 persen tunjukkan investor makin matang.

  • Pelaku industri tekankan literasi, regulasi adaptif, dan perlindungan investor.

Suara.com - Pasar aset kripto di Indonesia terus menunjukkan geliat positif sepanjang 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total nilai transaksi aset kripto, termasuk pasar spot dan derivatif telah menembus Rp446,55 triliun hingga September 2025.

Angka ini mencerminkan pesatnya perkembangan ekosistem digital nasional sekaligus meningkatnya kepercayaan publik terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi alternatif.

Secara lebih rinci, pasar spot mencatat transaksi sebesar Rp136,31 triliun pada kuartal III 2025, naik 16 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar Rp 117,52 triliun. Sementara itu, pasar derivatif tumbuh jauh lebih cepat, menembus Rp 52,71 triliun atau meningkat 118 persen dibandingkan kuartal II 2025.

Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]
Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]

Lonjakan tersebut memperlihatkan bahwa investor Indonesia mulai memahami instrumen derivatif untuk strategi hedging dan diversifikasi portofolio. Dengan jumlah pengguna aktif mencapai 18,08 juta per Agustus 2025, pasar kripto kini semakin menjangkau berbagai kalangan, dari investor pemula hingga institusional.

Data internal Indodax memperkuat tren positif ini. Volume transaksi sepanjang tahun berjalan (YTD) hingga 20 Oktober 2025 mencapai Rp 164,2 triliun, naik 93,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menyebut peningkatan transaksi ini bukan sekadar soal angka, melainkan cerminan kepercayaan publik terhadap ekosistem investasi kripto yang kian matang.

"Pertumbuhan pasar kripto bukan hanya soal angka transaksi. Ini merupakan cerminan dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme investasi kripto yang aman dan transparan. Literasi serta pemahaman risiko menjadi fondasi utama agar investor dapat mengambil keputusan secara rasional," ujar Antony di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Menurut Antony, faktor diversifikasi produk dan layanan turut memperkuat perkembangan industri ini. Kehadiran tokenisasi aset riil, stablecoin lokal, hingga instrumen derivatif memberi peluang baru dalam pengelolaan portofolio dan inovasi finansial.

"Pasar derivatif yang tumbuh signifikan bukan sekadar angka. Ini adalah indikator bahwa investor mulai mencari alat yang lebih fleksibel untuk memaksimalkan peluang. Pendewasaan ini menandai ekosistem yang semakin sehat," tambahnya.

baca juga

Namun, di balik peluang besar tersebut, Antony menyoroti pentingnya regulasi adaptif dan pengawasan ketat terhadap platform ilegal agar kepercayaan publik tetap terjaga.

"Industri aset kripto hanya akan memberikan multiplier effect bagi ekonomi nasional jika semua pemangku kepentingan, termasuk regulator dan pelaku pasar, bekerja sama supaya semua pihak punya kesempatan yang sama dan transparan," jelasnya.

Selain faktor domestik, Antony menyebut kondisi global seperti kebijakan moneter The Fed dan ketegangan dagang AS–Tiongkok turut memengaruhi volatilitas aset kripto. Oleh karena itu, kesadaran investor terhadap risiko global menjadi bagian penting dari literasi finansial modern.

"Investor yang cerdas harus selalu adaptif terhadap fluktuasi global. Kesadaran ini merupakan bagian dari literasi finansial modern yang kami dorong, agar keputusan investasi lebih strategis dan tidak semata mengikuti sentimen pasar," kata Antony.

Dari sisi teknologi, penguatan infrastruktur digital juga menjadi fokus utama agar transaksi berjalan aman dan efisien di tengah lonjakan volume perdagangan.

"Kami terus memperkuat infrastruktur digital untuk menangani beban transaksi tinggi sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Ini menjadi keunggulan kompetitif bagi pasar lokal,” ujarnya.

Indodax juga aktif mendorong edukasi publik melalui berbagai program literasi keuangan, termasuk di lingkungan akademis dan komunitas.

"Edukasi harus menjangkau semua lapisan masyarakat. Investor yang memahami risiko dan peluang pasar akan mengambil keputusan lebih rasional, bukan emosional," tegas Antony.

Dengan nilai transaksi yang telah melampaui Rp 446 triliun dan partisipasi pengguna yang kian meluas, industri aset kripto Indonesia kini berada di titik penting untuk melangkah menuju ekosistem digital yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

"Momentum pertumbuhan ini harus dimanfaatkan secara bijak agar industri kripto tidak hanya memberikan dampak ekonomi langsung, tetapi juga menciptakan ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan inovatif," pungkas Antony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadir di Indodax dan Bittime, Token Palapa Catatkan Pertumbuhan hingga 543.05%

Hadir di Indodax dan Bittime, Token Palapa Catatkan Pertumbuhan hingga 543.05%

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:24 WIB

Ripple Labs Siapkan Dana Rp 16 Triliun untuk Borong XRP

Ripple Labs Siapkan Dana Rp 16 Triliun untuk Borong XRP

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Studi UI Ungkap Industri Kripto Berpotensi Ciptakan 1,22 Juta Lapangan Kerja

Studi UI Ungkap Industri Kripto Berpotensi Ciptakan 1,22 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×