Rupiah Melemah pada Kamis Petang

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:30 WIB
Rupiah Melemah pada Kamis Petang
Nilai tukar rupiah melemah pada Kamis sore (23/10/2025). Foto: Salah satu gerai penukaran mata uang di Kwitang, Jakarta Pusat, Selasa (8/5). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah, 0,27 persen dari penutupan sebelumnya Rp 16.585 per dolar AS.
  • Rupiah melemah akibat Amerika menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia, setelah Putin enggan menyetujui gencatan senjata dalam perang di Ukraina.
  • Sedangkan faktor internal disebabkan oleh arus modal asing yang keluar cukup deras di pasar keuangan.

     

Suara.com - Nilai tukar rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis (23/10/2025). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.10 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.629 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang garuda melemah, 0,27 persen dari penutupan sebelumnya Rp 16.585 per dolar AS. Sedangkan beberapa mata uang asia juga terkoreksi terhadap dolar AS.

Salah satunya adalah Won Korea melemah 0,6 persen terhadap dolar. Won berada di posisi terendah dalam enam bulan terakhir setelah investor menilai prospek ekonomi Korea Selatan masih rapuh.

Sedangkan dolar Hongkong juga melemah 0,01 persen dan peso Filipina juga anjlok 0,18 persen. Namun, ringgit Malaysia dan yuan China masih menguat sebesar 0,03 persen dan 0,04 persen

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah melemah disebabkan faktor internal dan eksternal. Di eksternal disebabkan oleh Amerika yang menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia, setelah Vladimir Putin enggan menyetujui gencatan senjata dalam perang di Ukraina.

Sanksi terhadap dua perusahaan minyak besar Rusia itu telah membuat harga minyak naik lebih dari 4 persen. 

Selain itu pemerintahan Donald Trump juga sedang mempertimbangkan untuk membatasi ekspor perangkat lunak ke Tiongkok sebagai balasan atas pembatasan ekspor material tanah jarang terbaru yang diberlakukan Beijing.

Sedangkan faktor internal disebabkan oleh arus modal asing yang keluar cukup deras di pasar keuangan.

"Pasar merespon negatif terhadap pernyataan Bank Indonesia bahwa aliran modal asing yang terus keluar dari Indonesia membuat pihaknya terus mengandalkan cadangan devisa. Sebab, tekanan terhadap aliran modal asing itu turut mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat," jelasnya

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar AS, Sudah Sentuh Level Rp 16.638

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar AS, Sudah Sentuh Level Rp 16.638

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:24 WIB

Rupiah Terkoreksi Lawan Dolar Amerika, Ini Faktornya

Rupiah Terkoreksi Lawan Dolar Amerika, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 09:44 WIB

Rupiah Makin Gagah Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.571

Rupiah Makin Gagah Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.571

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:49 WIB

Satu Tahun Kinerja Prabowo - Gibran, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

Satu Tahun Kinerja Prabowo - Gibran, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

Rupiah Terkapar Lemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Terkini

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 19:28 WIB

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:24 WIB

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 19:23 WIB

Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau

Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:17 WIB

×