Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:11 WIB
China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!
Polemik pembayaran utang Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh semakin memanas setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersikukuh menolak menggunakan APBN. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersikukuh menolak menggunakan APBN emoh untuk membayar utang Whoosh pakai APBN.
  • Pemerintah China sendiri langsung menyindir Menkeu Purbaya.
  • Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa penilaian proyek kereta cepat tidak boleh hanya berfokus pada indikator keuangan.

Suara.com - Polemik pembayaran utang Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh semakin memanas setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersikukuh menolak menggunakan APBN.

Menanggapi permintaan Indonesia untuk merestrukturisasi utang, Pemerintah China akhirnya angkat bicara, menekankan bahwa proyek tersebut harus dinilai dari manfaat publik, bukan sekadar keuntungan ekonomi semata.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa penilaian proyek kereta cepat tidak boleh hanya berfokus pada indikator keuangan.

"Perlu ditegaskan bahwa, ketika menilai proyek kereta api cepat, selain angka-angka keuangan dan indikator ekonomi, manfaat publik dan imbal hasil komprehensifnya juga harus dipertimbangkan," kata Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, seperti dilansir Antara, Selasa (21/10/2025).

Pernyataan dari Beijing ini muncul di tengah ketegasan Menkeu Purbaya yang sebelumnya menunjuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menanggung utang Whoosh, dengan alasan Danantara menerima dividen BUMN yang cukup besar.

Guo Jiakun menyebut, proyek Whoosh yang telah beroperasi selama dua tahun menunjukkan kinerja yang positif dan stabil. Ia mengklaim manfaat ekonomi dan sosialnya terus dirasakan.

"Kereta cepat ini telah melayani lebih dari 11,71 juta penumpang, dengan arus penumpang yang terus meningkat, dan manfaat ekonomi serta sosialnya terus dirasakan, menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat setempat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur kereta api," tegasnya.

China menyatakan kesiapan untuk terus bekerja sama dengan Indonesia guna memastikan pengoperasian Whoosh berjalan lancar dan berkualitas tinggi, sehingga proyek ini dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mendorong pembangunan ekonomi dan konektivitas.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Momen Purbaya Yudhi Sadewa Diduga Dicuekin Menteri Lain Saat Sidang Kabinet

Viral Momen Purbaya Yudhi Sadewa Diduga Dicuekin Menteri Lain Saat Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:23 WIB

Giliran Ekspor-Impor Dipelototi Purbaya, Pantau Langsung Dari Sistem IT

Giliran Ekspor-Impor Dipelototi Purbaya, Pantau Langsung Dari Sistem IT

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:20 WIB

Sering Pakai Batik seperti Menkeu Purbaya? Ini 5 Tips Merawatnya biar Awet dan Tetap Keren

Sering Pakai Batik seperti Menkeu Purbaya? Ini 5 Tips Merawatnya biar Awet dan Tetap Keren

Lifestyle | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:22 WIB

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:19 WIB

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:18 WIB

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:15 WIB

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:14 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:12 WIB

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:08 WIB

×