Sedih, 80 Persen Lansia Gantungkan Hidup di Generasi Sandwich

Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:16 WIB
Sedih, 80 Persen Lansia Gantungkan Hidup di Generasi Sandwich
Ilustrasi dana pensiun. (unsplash)
Baca 10 detik
  • Saat ini, lebih dari 80 persen sumber pendapatan lansia berasal dari anggota keluarga yang masih aktif bekerja.
  • Mulai tahun 2030 diproyeksikan jumlah lansia per 100 orang usia produktif akan terus meningkat.
  • Kehadiran sistem pensiun yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan bisa memutus rantai sandwich generation.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan populasi penduduk lanjut usia bakal terus meningkat untuk lima tahun ke depan. Untuk itu perlu jaminan dana pensiun yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Pengembangan Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria Kementerian Keuangan Ihda Muktiyanto mengatakan saat ini rumah tangga lansia di Indonesia masih sangat bergantung pada anggota keluarga yang masih bekerja - kelompok disebut generasi sandwich.

Saat ini, lebih dari 80 persen sumber pendapatan lansia berasal dari anggota keluarga yang masih aktif bekerja.

Menurutnya, fenomena yang sering disebut sebagai sandwich generation itu semakin nyata. Sebab, jumlah lansia yang mengandalkan jaminan pensiun maupun hasil investasi dari pada saat masih bekerja aktif.

“Jadi lansia berada pada desil pengeluaran terbawah, itu karena keterbatasan untuk bisa menjaga kualitas hidup di masa usia senjanya,” ujarnya dalam acara Indonesia Pemsion Fund Summit 2025 di Tangerang Selatan, Kamis (23/10/2025).

Apalagi, mulai tahun 2030 diproyeksikan jumlah lansia per 100 orang usia produktif akan terus meningkat.

“Artinya, beban ekonomi yang harus ditanggung oleh generasi produktif untuk menopang populasi lansia itu juga akan semakin bertambah atau semakin berat,” imbuhnya.

“Jadi kehadiran sistem pensiun yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan ini bisa memutus rantai sandwich generation tadi,” ucapnya.

Kata dia, manfaat pensiun dari program wajib maupun sukarela sangat diperlukan untuk mengurangi beban generasi sandwich yang membiayai pendidikan anaknya, menanggung kesehatan orang tuanya, sekaligus untuk dirinya sendiri membangun masa depannya.

Baca Juga: Setelah Perusahaan Induk Pailit, Kini Dana Pensiun Sepatu Bata Resmi Dibubarkan OJK

“Sehingga generasi lansia yang sejahtera dan generasi muda yang lebih sehati itu mampu melangkah lebih jauh dengan perlu percaya diri untuk mencapai masa depannya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI