Menkeu Purbaya Tarik Utang Baru Rp28 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:43 WIB
Menkeu Purbaya Tarik Utang Baru Rp28 Triliun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah berhasil menyerap dana segar senilai Rp28 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada 21 Oktober 2025.
  • Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan, serapan terbesar didominasi oleh SUN tenor pendek hingga menengah.
  • Namun, seri tenor panjang juga menunjukkan minat besar dari pasar.

Suara.com - Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menarik utang baru untuk memperkuat pundi kas negara. Dimana, pemerintah berhasil menyerap dana segar senilai Rp28 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada 21 Oktober 2025.

Menurut DJPPR Kementerian Keuangan, Rabu (22/10/2025) total penawaran yang masuk (oversubscription) kali ini sedikit menurun menjadi Rp117,5 triliun (dari sebelumnya Rp126,16 triliun).

Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan, serapan terbesar didominasi oleh SUN tenor pendek hingga menengah. Namun, seri tenor panjang juga menunjukkan minat besar dari pasar.

"Fokus utama investor beralih ke seri jangka pendek, mencerminkan strategi manajemen risiko di tengah ketidakpastian pasar global," sebut laporan itu.

Secara rinci serapan terbesar dari lelang ini didominasi oleh seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dengan tenor pendek diantaranya:

1. SPN12261008 (Jatuh Tempo 2026): Diserap paling besar senilai Rp5 triliun dari penawaran masuk Rp9,36 triliun. Yield rata-rata tertimbang dimenangkan pada level 4,65000%.

2. SPN01251122 (Jatuh Tempo 2025): Seri penerbitan baru ini hampir diserap penuh, dimenangkan sebesar Rp2 triliun dari total penawaran Rp2,07 triliun, dengan yield 4,63442%.

Kinerja ini mengindikasikan bahwa investor cenderung memilih instrumen dengan risiko durasi yang lebih rendah (jangka pendek) untuk parkir dana mereka.

Meski seri jangka pendek mendominasi serapan, seri obligasi negara (FR) tenor menengah panjang tetap menunjukkan minat investor yang tinggi. Seri FR0106 (Jatuh Tempo 2040) mencatatkan penawaran masuk tertinggi, mencapai Rp32,68 triliun, namun pemerintah hanya menyerap sebesar Rp4,5 triliun dengan yield 6,33622%.

baca juga

Seri obligasi jangka panjang lainnya, termasuk FR0108 (Jatuh Tempo 2036) dan FR0109 (Jatuh Tempo 2031), juga sukses menyerap dana masing-masing Rp4,9 triliun dan Rp3,55 triliun.

Secara keseluruhan, meskipun penawaran total sedikit melambat, pemerintah berhasil memenuhi target pembiayaan dengan yield yang kompetitif. Satu-satunya seri yang diputuskan tidak diserap adalah SPN03260121, meskipun ada penawaran masuk Rp650 miliar, menunjukkan selektivitas pemerintah dalam mengelola utang negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Siapkan Teknologi AI Buat Pantau Praktik Curang Bea Cukai

Menkeu Purbaya Siapkan Teknologi AI Buat Pantau Praktik Curang Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:27 WIB

Adu Kekayaan Purbaya vs Dedi Mulyadi, Ribut APBD Jabar Rp4,1 Triliun Ngendap di Bank

Adu Kekayaan Purbaya vs Dedi Mulyadi, Ribut APBD Jabar Rp4,1 Triliun Ngendap di Bank

Lifestyle | Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:28 WIB

Beda Pendidikan Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi, Adu Argumen APBD Jabar Rp4,1 Triliun

Beda Pendidikan Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi, Adu Argumen APBD Jabar Rp4,1 Triliun

Lifestyle | Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Terkini

Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur

Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Kalau Sudah Pakai Body Serum Apakah Harus Pakai Body Lotion? Ini Penjelasannya

Kalau Sudah Pakai Body Serum Apakah Harus Pakai Body Lotion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi

Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×