Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:20 WIB
Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan
Ilustrasi. Amazon dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 30 ribu pekerjanya. Foto ist.
  • Amazon dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 30 ribu pekerjanya.
  • Menurut laporan Reuters, Selasa (28/10/2025) PHK ini akan diumumkan pada hari ini.
  • Angka 30.000 memang sebagian kecil dari total 1,55 juta karyawan Amazon.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari raksasa e-commerce dan teknologi global, Amazon. Perusahaan yang dipimpin oleh CEO Andy Jassy ini dikabarkan berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 30.000 karyawan.

Menurut laporan Reuters, Selasa (28/10/2025) PHK ini akan diumumkan pada hari ini (waktu setempat) dan menjadi gelombang pemangkasan terbesar sejak akhir tahun 2022.

Angka 30.000 memang sebagian kecil dari total 1,55 juta karyawan Amazon, namun menunjukkan pergeseran prioritas perusahaan menuju efisiensi yang agresif.

Pemangkasan ini dilaporkan akan menghantam berbagai divisi utama di Amazon, termasuk sektor-sektor strategis seperti PXT (People Experience and Technology), divisi operasi, divisi perangkat dan layanan, Amazon Web Services (AWS), divisi cloud computing andalan yang selama ini menjadi mesin uang perusahaan.

Meskipun juru bicara Amazon belum memberikan konfirmasi resmi, PHK ini adalah kelanjutan dari upaya efisiensi yang telah dimulai dalam dua tahun terakhir di berbagai divisi.

PHK massal ini sejalan dengan ambisi CEO Andy Jassy untuk merampingkan birokrasi perusahaan. Jassy sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa Amazon memiliki terlalu banyak posisi manajer, yang dianggap menghambat kecepatan dan efisiensi.

Selain itu, dorongan besar Amazon dalam pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) di berbagai divisinya juga diakui Jassy akan berdampak pada pemangkasan jumlah karyawan. Penggunaan teknologi otomatisasi dan AI kini menjadi fokus utama perusahaan untuk menjaga margin keuntungan di tengah tantangan ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenko PMK Kembangkan Sistem Berbasis AI untuk Pantau Layanan Anak Usia Dini

Kemenko PMK Kembangkan Sistem Berbasis AI untuk Pantau Layanan Anak Usia Dini

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:36 WIB

Setelah Samsung, Giliran Oppo Gandeng Google buat Teknologi AI

Setelah Samsung, Giliran Oppo Gandeng Google buat Teknologi AI

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 21:39 WIB

Riset Indosat: Jika Indonesia Serius Adopsi AI, PDB Bisa Tembus Rp 2.326 Triliun di 2030

Riset Indosat: Jika Indonesia Serius Adopsi AI, PDB Bisa Tembus Rp 2.326 Triliun di 2030

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 20:57 WIB

Terkini

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:06 WIB

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:37 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB