Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Bos BEI: Dalam 2 Tahun Tak Ada BUMN Maupun Anak Usaha yang IPO

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:14 WIB
Bos BEI: Dalam 2 Tahun Tak Ada BUMN Maupun Anak Usaha yang IPO
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Dua tahun terakhir tidak ada BUMN atau anak usaha yang IPO.

  • BEI berharap perusahaan BUMN berpotensi besar segera listing di bursa.

  • BEI targetkan 2 juta investor baru dan perkuat infrastruktur perdagangan 2026.

Suara.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman mengungkapkan dalam dua tahun terakhir tidak ada BUMN maupun anak usaha yang melakukan aksi penawaran saham perdanan atau Initial Public Offering (IPO).

Hal ini dikatakanya saat konferesi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secata virtual, Rabu (29/10/2025).

Pada saat itu, Iman awalnya menerangkan strategi BEI untuk meningkatkan kapitalisasi pasar sehingga bisa mendongkrak produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Logo BUMN. [Suara.com]
Logo BUMN. [Suara.com]

Salah satunya, berharap makin banyak perusahaan jumbo yang akan melakukan IPO, salah satunya BUMN. Menurut Iman, banyak perusahaan pelat merah maupun anak usahanya yang berpotensi

"Jadi artinya kita perbesar dan kita mesti lihat bahwa 2 tahun terakhir ini tidak ada BUMN maupun anak perusahaan BUMN yang listing di bursa. Jadi kita masih lihat banyak potensi atas perusahaan-perusahaan BUMN untuk listing di bursa efek," ujarnya.

Iman menuturkan, untuk mendongkrak kinerja pasar modal maupun IHSG, BEI juga akan membidik jumlah investor yang besar. Pada tahun 2026, ia menargetkan ada 2 juta investor baru, bahkan setiap tahunnya bisa meningkat.

"Tapi bukan hanya jumlah 2 juta yang penting tapi peningkatan transaksi harian. Dan saya dengan peningkatan transaksi harian dampaknya pasti IHSG-nya akan naik, market cap-nya juga akan naik perusahaannya," ucapnya.

Selain itu, Iman juga akan memperkuat infrastruktur dari sistem perdagangan dan pengawasan yang akan dijalankan pada tahun 2026.

"Dengan sistem yang baru kapasitas perdagangan kita meningkat lebih dari 3 kali dari yang existing. Jadi artinya apa? Sehingga tadi kan tidak mungkin kita meningkatkan orang yang bertransaksi, tapi engine-nya kita tingkatkan. Jadi semua suplai, demand, maupun infrastrukturnya kita juga tingkatkan sehingga ketika transaksi hariannya meningkat juga bisa engine-nya tidak problem," imbuhnya.

Untuk diketahui, terakhir kali BUMN melakukan IPO yaitu pada Februari tahun 2023, di mana anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor panas bumi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang melantai bursa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI: IHSG Telah Melonjak 16,83 Persen dari Akhir Tahun 2024

BEI: IHSG Telah Melonjak 16,83 Persen dari Akhir Tahun 2024

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:03 WIB

Laba PTPP Anjlok 97 Persen, Fokus Transisi ke Konstruksi Hijau dan Efisiensi Beban

Laba PTPP Anjlok 97 Persen, Fokus Transisi ke Konstruksi Hijau dan Efisiensi Beban

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:36 WIB

BEI Ungkap 13 Perusahaan Siap-siap IPO, Lima Perseroan Miliki Aset Jumbo

BEI Ungkap 13 Perusahaan Siap-siap IPO, Lima Perseroan Miliki Aset Jumbo

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 08:35 WIB

Terkini

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32 WIB

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB