Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB
Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan
Ilustrasi. PT Victory Chingluh Indonesia, pabrik yang merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike di Pasar Kemis, Tangerang, resmi merumahkan 2.804 karyawannya pada akhir Oktober 2025. Foto Antara.
  • PT Victory Chingluh Indonesia, merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike.
  • Pabrik ini mengumumkan telah melakukan PHK kepada 2.804 pekerjanya.
  • Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, membenarkan kabar menyedihkan ini.

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti sektor manufaktur padat karya Indonesia. PT Victory Chingluh Indonesia, pabrik yang merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike di Pasar Kemis, Tangerang, resmi merumahkan 2.804 karyawannya pada akhir Oktober 2025.

Kabar PHK ini langsung viral di media sosial. Pasalnya, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ini memicu kekhawatiran serius terhadap kelangsungan industri yang selama ini menjadi penopang ekspor.

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, membenarkan kabar menyedihkan ini.

Menurut Unang, pihak perusahaan beralasan PHK terpaksa dilakukan karena adanya penurunan pesanan ekspor secara drastis. Penurunan ini dipicu oleh keluhan dari pembeli luar negeri yang mengembalikan produk karena adanya penurunan kualitas hasil produksi. Kondisi ini berdampak langsung pada volume produksi pabrik.

"PHK dilakukan karena produk ekspor dikembalikan oleh pembeli akibat menurunnya kualitas hasil produksi," kata Unang Sunarno dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Terkait hak pekerja, PT Victory Chingluh Indonesia menawarkan skema kompensasi minimal dua kali pesangon, sebuah tawaran yang diklaim sesuai ketentuan yang dinegosiasikan.

Hingga saat ini, proses perumahan pekerja berjalan dengan dua tahap:

  • 1.824 orang telah menyetujui dan menerima PHK beserta kompensasinya.
  • Sisanya, 980 pekerja (dari total 2.804), masih berada dalam tahap negosiasi antara perwakilan pekerja dan manajemen perusahaan.

Meskipun perusahaan menawarkan kompensasi, serikat buruh menilai kebijakan PHK ini tidak transparan dan berpotensi merugikan pekerja. Mereka mendesak Pemerintah, khususnya Kementerian Tenaga Kerja, untuk segera turun tangan mengawasi proses penyelesaian hak-hak pekerja secara adil dan mencari solusi strategis guna mencegah gelombang PHK lanjutan di industri sepatu berorientasi ekspor.

KASBI berharap proses penyelesaian ini dapat berjalan lancar bagi ribuan pekerja yang terancam kehilangan mata pencaharian di tengah tantangan ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:20 WIB

7 Sepatu Running Nyaman Alternatif Adidas dan Nike: Cocok untuk Wanita Dewasa Muda, Anti Pegal

7 Sepatu Running Nyaman Alternatif Adidas dan Nike: Cocok untuk Wanita Dewasa Muda, Anti Pegal

Lifestyle | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:49 WIB

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB