Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Gen Z dan Milenial Jadi Motor QRIS, BI Catat Pertumbuhan Transaksi Naik 162,7 Persen

M Nurhadi

Sabtu, 01 November 2025 | 06:37 WIB
Gen Z dan Milenial Jadi Motor QRIS, BI Catat Pertumbuhan Transaksi Naik 162,7 Persen
Uji coba QRIS Korea Selatan. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
  • Gen Z motor utama QRIS.

  • Transaksi QRIS naik 162,7%.

  • OVO luncurkan rek-wallet berbunga.

Suara.com - Transformasi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang luar biasa, dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi pusat perubahan.

Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa adopsi QRIS kini didominasi oleh generasi muda, menjadikannya bukan lagi sekadar metode pembayaran alternatif, tetapi telah menjadi bagian integral dari gaya hidup digital.

Data BI per Juli 2025 menunjukkan bahwa Gen Z menyumbang hampir 28% dari total pengguna QRIS, sementara generasi Milenial berkontribusi sekitar 26%.

Bersama-sama, kedua generasi ini menjadi motor utama dengan menyumbang lebih dari separuh (54%) total pengguna.

Tren ini tercermin dari pertumbuhan transaksi QRIS yang melonjak drastis sebesar 162,7% secara tahunan (Year-on-Year), digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi, pesan makanan, belanja online, hingga pembayaran sehari-hari.

Hal ini mengemuka dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 di Jakarta, yang mengusung tema "Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia."

QRIS, Simbol Kedaulatan Digital Negara

Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam sesi diskusi, menyampaikan bahwa Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi keuangan digital tercepat di dunia dalam lima tahun terakhir.

"Sekarang, QRIS digunakan hampir 60 juta pengguna, dengan lebih dari 40 juta merchant, yang sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). QRIS bisa disebut sebagai simbol kedaulatan negara," kata Perry di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Ia menambahkan, total transaksi digital nasional, yang mencakup online banking, mobile banking, termasuk penggunaan QRIS, sudah mencapai 13 miliar transaksi dengan nilai fantastis, hampir Rp60 ribu triliun.

Perry mengajak seluruh pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat—untuk terus bersinergi memajukan sistem pembayaran digital dan digitalisasi keuangan di Indonesia. 

Dukungan penuh terhadap inisiatif BI ini ditegaskan oleh industri. Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, bersama Grab Indonesia, menegaskan komitmen mereka memperluas adopsi QRIS pada berbagai layanan on-demand.

Menurut Eddie, integrasi QRIS pada aplikasi Grab telah memberikan dampak nyata, di mana pengguna kini cukup memindai kode QRIS yang ditampilkan oleh mitra pengemudi.

Sejak diluncurkan pada tahun 2025, jutaan pengguna per bulan bertransaksi menggunakan QRIS di seluruh ekosistem Grab, mencakup layanan GrabBike, GrabCar, GrabFood, hingga GrabMart.

Selain QRIS, OVO juga menghadirkan inovasi rek-wallet (rekening e-wallet) OVO Nabung by Superbank.

Layanan ini menggabungkan fungsi rekening tabungan dengan fleksibilitas dompet digital, memungkinkan saldo tersimpan untuk bertransaksi sehari-hari sekaligus otomatis menerima bunga tabungan layaknya rekening bank, dengan bunga kompetitif 5% per tahun, tanpa batas saldo, dan bebas biaya administrasi.

Didukung PT Super Bank Indonesia yang berizin OJK dan peserta penjaminan LPS, rek-wallet OVO Nabung telah dipercaya oleh lebih dari satu juta pengguna hanya dalam lima bulan sejak peluncuran pada Mei 2025. Fakta ini menjadi bukti bahwa masyarakat, terutama generasi muda, makin menginginkan solusi keuangan yang praktis, aman, dan memberi nilai tambah.

“Kami percaya pembayaran digital harus inklusif, mudah, dan bermanfaat nyata. Integrasi pembayaran lewat QRIS di Grab, juga rek-wallet OVO Nabung by Superbank mempermudah transaksi sehari-hari dan membantu masyarakat membangun kebiasaan keuangan lebih sehat,” ujar Eddie.

Senada dengan optimisme tersebut, Raditya Dika, seorang kreator konten di bidang finansial, menambahkan bahwa QRIS telah membuat hidup anak muda lebih mudah dan praktis.

"Dari pesan makanan sampai naik ojek, bisa selesai dengan sekali scan. Integrasi QRIS di Grab ini sangat relevan dengan gaya hidup anak muda yang serba cepat dan praktis," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teume Siap Serbu! TREASURE Buka Pop-Up Store 'Love Pulse' di Jakarta

Teume Siap Serbu! TREASURE Buka Pop-Up Store 'Love Pulse' di Jakarta

Entertainment | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 16:22 WIB

Tiba di Korea Selatan, Ini Agenda Presiden Prabowo di KTT APEC 2025

Tiba di Korea Selatan, Ini Agenda Presiden Prabowo di KTT APEC 2025

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:59 WIB

Hari Ini, Prabowo Bertolak ke Korea Selatan untuk KTT APEC 2025

Hari Ini, Prabowo Bertolak ke Korea Selatan untuk KTT APEC 2025

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:19 WIB

Terkini

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:48 WIB

3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh

3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:02 WIB

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:55 WIB

Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia

Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:48 WIB

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:29 WIB

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:07 WIB

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:49 WIB

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB