Sentimen Global Dorong IHSG Lanjut Menguat Hari Ini, Asing Net Buy Rp 1 Triliun

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 04 November 2025 | 07:06 WIB
Sentimen Global Dorong IHSG Lanjut Menguat Hari Ini, Asing Net Buy Rp 1 Triliun
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Baca 10 detik
  • IHSG lanjut menguat, net buy asing Rp1 Triliun.

  • Rally saham AI Wall Street dorong sentimen.

  • Resistensi IHSG di 8300-8320; support 8230.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan memiliki potensi kuat untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, didukung oleh sentimen positif dari bursa global dan tekanan beli signifikan dari investor asing.

Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat impresif sebesar 1,36%. Penguatan ini diiringi oleh aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing yang mencapai angka fantastis, sekitar Rp1 triliun.

Saham-saham perbankan dan telekomunikasi menjadi incaran utama, dengan BBCA, PTRO, BBRI, TLKM, dan ASII tercatat sebagai saham yang paling banyak diborong asing.

Sentimen Global Didominasi Rally Saham AI

Bursa saham global memberikan sentimen yang dominan positif. Wall Street mayoritas ditutup menguat pada Senin (3/11), didorong oleh lonjakan minat investor terhadap saham-saham berbasis Kecerdasan Buatan (AI).

Kenaikan signifikan ini terjadi menyusul beberapa kesepakatan besar di sektor teknologi.

Indeks Nasdaq naik 0,46% dan S&P 500 menguat 0,17%. Salah satu pendorong utama kenaikan adalah Amazon, yang melesat 4% setelah perusahaan menandatangani kesepakatan senilai US$38 miliar dengan OpenAI, yang akan memanfaatkan chip Nvidia untuk memperkuat infrastruktur AI Amazon.

Kabar tersebut turut mendorong rally di sektor semikonduktor, di mana saham Micron Technology naik 5%, Nvidia menguat 2%, dan ETF VanEck Semiconductor (SMH) bertambah 1%.

Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average melemah tipis sebesar 0,48%.

Baca Juga: IHSG Naik ke 8.184 di Akhir Bulan, Pasar Saham Mulai Rebound?

Sementara itu, bursa saham Asia Pasifik juga bergerak menghijau pada awal pekan, dengan indeks Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan dengan lonjakan 2,78%.

Namun, investor di Asia tetap mewaspadai data ekonomi dari China, di mana data resmi Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China pada Oktober menyusut ke level terendah dalam enam bulan, yakni di angka 49,0 (di bawah ekspektasi pasar).

Dengan net buy asing yang mencapai Rp1 triliun dan sentimen positif dari rally teknologi global, IHSG diproyeksikan akan melanjutkan kenaikannya hari ini.

Dalam kajian harian BNI Sekuritas, secara teknikal, pergerakan IHSG akan diuji pada level resistansi (resist) antara 8300 hingga 8320. Level ini harus ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren bullish yang kuat.

Sebaliknya, level dukungan (support) krusial yang perlu dijaga agar tren naik tetap solid berada di kisaran 8230 hingga 8250.

Investor disarankan untuk mencermati pergerakan saham-saham big caps yang menjadi incaran asing, sembari memantau potensi volatilitas dari sentimen global dan China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI