Perang Lawan Penyelundupan, Pelabuhan Tanjung Priok Pasang Scanner Canggih Untuk Kontainer

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 November 2025 | 07:34 WIB
Perang Lawan Penyelundupan, Pelabuhan Tanjung Priok Pasang Scanner Canggih Untuk Kontainer
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pelababuhan Tanjung Priok bersiap mengoperasikan Alat Pemindai Peti Kemas (Scanner) canggih di Terminal 3.
  • Inisiatif strategis ini digadang-gadang sebagai penguatan fundamental dalam menjamin keamanan, transparansi, dan efisiensi arus logistik ekspor-impor.
  • Pengoperasian alat pemindai ini secara spesifik bertujuan untuk memastikan kehandalan dan transparansi pemeriksaan peti kemas. 

Suara.com - PT IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) bersama PT Mustika Alam Lestari mengambil langkah maju dalam modernisasi layanan kepelabuhanan dengan bersiap mengoperasikan Alat Pemindai Peti Kemas (Scanner) canggih di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok.

Inisiatif strategis ini digadang-gadang sebagai penguatan fundamental dalam menjamin keamanan, transparansi, dan efisiensi arus logistik ekspor-impor yang semakin kompleks.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menegaskan bahwa implementasi teknologi pemindaian ini merupakan bentuk komitmen perusahaan mendukung penuh program Pemerintah. "Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dalam proses ini," ujarnya Senin (3/11/2025).

Pengoperasian alat pemindai ini secara spesifik bertujuan untuk memastikan kehandalan dan transparansi pemeriksaan peti kemas. Teknologi ini menjadi garda terdepan dalam mendukung penegakan kepatuhan kepabeanan, secara efektif mencegah upaya penyelundupan barang terlarang, sekaligus mempercepat arus logistik nasional.

Penerapan teknologi modern ini juga menjadi komitmen nyata IPC TPK dalam menyambut transformasi digital dan menawarkan kemudahan layanan berstandar internasional bagi pengguna jasa.

Sebagai penanda keseriusan operasional, pada Senin, 3 November 2025, telah dilaksanakan Penandatanganan Dokumen Business Continuity Plan (BCP) Alat Pemindai Peti Kemas. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman resmi yang menjamin keberlangsungan operasional pemindaian kontainer, lengkap dengan strategi pengelolaan risiko dan prosedur tanggap darurat, bahkan saat terjadi gangguan.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT IPC Terminal Petikemas Guna Mulyana, Direktur Utama PT Mustika Alam Lestari Paul Krisnadi, dan Kepala Bidang Pelayanan Pabean dan Cukai II KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Yulianto, disaksikan langsung oleh Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Sodikin.

Yulianto dari Bea Cukai menyatakan, sinergi ini adalah kunci. "Sinergi antara Bea Cukai dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS)/Terminal Operator kunci dalam menciptakan ekosistem logistik yang aman, efektif, dan unggul. Implementasi alat pemindai ini bukan hanya menghadirkan teknologi pengawasan modern, tetapi juga memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap proses kepabeanan yang transparan dan responsif," tegasnya.

Kehadiran alat pemindai ini diperkirakan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengguna jasa. Mereka akan merasakan efisiensi waktu, pengurangan risiko keterlambatan pengiriman, serta peningkatan kepercayaan terhadap layanan terminal yang aman dan modern.

baca juga

“Dengan sinergi kuat antara otoritas dan operator terminal, kita tidak hanya menjaga gerbang ekonomi bangsa kita mempercepatnya,” tutup Pramestie optimis. Langkah ini dipandang sebagai upaya IPC TPK untuk menciptakan rantai pasok yang lebih kuat, terpercaya, dan siap bersaing di kancah global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:51 WIB

Akhiri Ketergantungan Impor, Anak Muda RI Ciptakan BBM Dengan Klaim RON 98

Akhiri Ketergantungan Impor, Anak Muda RI Ciptakan BBM Dengan Klaim RON 98

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 08:50 WIB

Ekonom Bongkar Strategi Perang Harga China, Rupanya Karena Upah Buruh Murah dan Dumping

Ekonom Bongkar Strategi Perang Harga China, Rupanya Karena Upah Buruh Murah dan Dumping

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 18:30 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×