Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 November 2025 | 13:43 WIB
Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!
Para pencari kerja mengantri untuk mencari informasi pekerjaan pada acara Jakarta Job Fair di Plaza Semanggi, Jakarta, Selasa (30/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran pada posisi Agustus 2025 tercatat sebanyak 7,46 juta orang.
  • Meskipun BPS mengklaim terjadi penurunan, angkanya sangat tipis, nyaris stagnan, yakni hanya berkurang sekitar 4.000 orang.
  •  Jumlah penduduk usia kerja per Agustus 2025 sudah mencapai 218,17 juta orang, meningkat signifikan sebanyak 2,80 juta orang dalam setahun.

Suara.com - Harapan perbaikan signifikan pada pasar tenaga kerja Indonesia nampaknya harus ditahan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran pada posisi Agustus 2025 tercatat sebanyak 7,46 juta orang.

Meskipun BPS mengklaim terjadi penurunan, angkanya sangat tipis, nyaris stagnan, yakni hanya berkurang sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama di Agustus 2024.

“Angkatan kerja yang tidak terserap menjadi pengangguran sebesar 7,46 juta orang atau menurun sekitar 4.000 orang dibandingkan bulan Agustus 2024,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam Rilis BPS, Rabu (5/11/2025). Foto Fadil-Suara.com
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam Rilis BPS, Rabu (5/11/2025). Foto Fadil-Suara.com

Data BPS menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar tenaga kerja meningkat drastis. Jumlah penduduk usia kerja per Agustus 2025 sudah mencapai 218,17 juta orang, meningkat signifikan sebanyak 2,80 juta orang dalam setahun.

Lonjakan pada jumlah angkatan kerja yang mencapai 154 juta orang (bertambah 1,89 juta orang) menuntut penyerapan lapangan kerja yang masif. Namun, penyerapan yang terjadi belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan angkatan kerja.

Meskipun terdapat tambahan 1,90 juta orang yang terserap bekerja (total 146,54 juta orang), rinciannya menunjukkan adanya pergeseran pola kerja yang perlu dicermati.

Dimana pekerja penuh (bekerja minimal 35 jam per minggu) hanya bertambah tipis 0,20 juta orang (total 98,65 juta orang). Sementara pekerja paruh waktu justru mengalami kenaikan pesat, bertambah 1,66 juta orang (total 36,29 juta orang).

Dan setengah pengangguran (bekerja di bawah jam normal namun masih mencari pekerjaan) juga sedikit bertambah 0,04 juta orang (total 11,60 juta orang).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga di Akhir Tahun

BI Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 08:44 WIB

Jakarta Waspada! Inflasi Oktober Meroket: Harga Emas, Cabai, dan Beras Jadi Biang Kerok?

Jakarta Waspada! Inflasi Oktober Meroket: Harga Emas, Cabai, dan Beras Jadi Biang Kerok?

News | Selasa, 04 November 2025 | 14:31 WIB

Pengangguran Naik? BPS Umumkan Data Resmi 5 November, Usai Lonjakan PHK!

Pengangguran Naik? BPS Umumkan Data Resmi 5 November, Usai Lonjakan PHK!

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:24 WIB

Terkini

IHSG Hari Ini saat Wall Street Meroket dan Harga Minyak Amblas

IHSG Hari Ini saat Wall Street Meroket dan Harga Minyak Amblas

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:38 WIB

4 Pasangan yang Cocok untuk Zodiak Scorpio, dengan Siapa Paling Serasi?

4 Pasangan yang Cocok untuk Zodiak Scorpio, dengan Siapa Paling Serasi?

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar

Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Biar Hunian Terjual, Para BUMN Mulai Antre Ikut Danantara Housing Expo 2026

Biar Hunian Terjual, Para BUMN Mulai Antre Ikut Danantara Housing Expo 2026

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Strategi Astra UD Trucks Perkuat Keandalan Armada Distribusi Energi di GIIAS 2026

Strategi Astra UD Trucks Perkuat Keandalan Armada Distribusi Energi di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:19 WIB

Mengenal Black Start, Teknologi PLTA yang Bisa Hidupkan Listrik Saat Blackout

Mengenal Black Start, Teknologi PLTA yang Bisa Hidupkan Listrik Saat Blackout

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, BI Sebut Permintaan Domestik Masih Solid

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, BI Sebut Permintaan Domestik Masih Solid

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:14 WIB

6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi

6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:07 WIB

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×