Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 06 November 2025 | 16:08 WIB
Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci
PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi (kiri) mengatakan penerapan precision farming berbasis data dan teknologi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia. [Antara]
  • Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan  penerapan precision farming berbasis data dan teknologi penting menjawab tantangan pangan nasional di tengah perubahan iklim dan degradasi lahan.
  • PT Pupuk Indonesia mengembangkan teknologi pertanian presisi melalui program Agrosolution dan sistem PreciX.
  • Pupuk Indonesia bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) kembali meluncurkan FertInnovation Challenge 2025.

Suara.com - Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pihaknya akan terus memperkuat langkah menuju pertanian modern dan berkelanjutan melalui penerapan precision farming berbasis data dan teknologi.

Rahmad Pribadi pendekatan ini penting untuk menjawab tantangan pangan nasional di tengah perubahan iklim dan degradasi lahan.

“Tantangan sektor pangan semakin kompleks. Karena itu, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia,” ujar Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta Rabu (5/11/25).

Rahmad menerangkan PT Pupuk Indonesia mengembangkan teknologi pertanian presisi melalui program Agrosolution dan sistem PreciX terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk hingga 30 persen dan air hingga 37 persen, serta mendongkrak hasil panen lebih dari 30 persen.

Pada 2024, riset Pupuk Indonesia di 46 titik demplot di 12 provinsi mencatat kenaikan produktivitas rata-rata 13,5 persen.

"Di Subang, Jawa Barat, penerapan pertanian presisi di lahan 11,68 hektar mampu meningkatkan hasil panen menjadi 5,6 ton per hektar, naik sekitar 10% dibanding metode konvensional. “Teknologi menjadi langkah nyata menuju pertanian yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” kata Rahmad.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi, Pupuk Indonesia bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) kembali meluncurkan FertInnovation Challenge 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi peneliti, startup, dan profesional untuk mengembangkan solusi inovatif di bidang pupuk dan pertanian.

Mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”, kompetisi tahun ini membuka empat kategori strategis, yakni Precision Agriculture & Digital Farming, Climate-Resilient & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain, serta Process & Plant Engineering.

“Pemerintah menargetkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia. Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar ide dan riset anak bangsa bisa berkontribusi nyata,” ujar Rahmad.

Pendaftaran dibuka mulai 6 Oktober hingga 20 November 2025. Setelah melalui tahap penyaringan dan seleksi, tiga finalis terbaik dari setiap kategori akan mengikuti Final Pitching pada Desember 2025. Ide-ide unggulan nantinya akan diinkubasi di lingkungan Pupuk Indonesia Group agar bisa dikembangkan hingga tahap komersialisasi.

Rahmad berharap FertInnovation Challenge tidak hanya menjadi ajang kompetisi ide, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem inovasi berkelanjutan yang memperkuat daya saing dan efisiensi industri pertanian nasional.

Sejak pertama kali digelar pada 2021, program ini telah menarik lebih dari 1.300 ide inovasi dan melibatkan 37 institusi mitra, menjadikannya salah satu ajang inovasi terbesar di sektor pertanian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:03 WIB

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 14:47 WIB

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 13:27 WIB

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 09:03 WIB

Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025

Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025

Bisnis | Minggu, 02 November 2025 | 22:31 WIB

Terkini

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB