Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Liberty Jemadu

Kamis, 06 November 2025 | 16:08 WIB
Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci
PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi (kiri) mengatakan penerapan precision farming berbasis data dan teknologi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia. [Antara]
baca 10 detik
  • Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan  penerapan precision farming berbasis data dan teknologi penting menjawab tantangan pangan nasional di tengah perubahan iklim dan degradasi lahan.
  • PT Pupuk Indonesia mengembangkan teknologi pertanian presisi melalui program Agrosolution dan sistem PreciX.
  • Pupuk Indonesia bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) kembali meluncurkan FertInnovation Challenge 2025.

Suara.com - Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pihaknya akan terus memperkuat langkah menuju pertanian modern dan berkelanjutan melalui penerapan precision farming berbasis data dan teknologi.

Rahmad Pribadi pendekatan ini penting untuk menjawab tantangan pangan nasional di tengah perubahan iklim dan degradasi lahan.

“Tantangan sektor pangan semakin kompleks. Karena itu, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia,” ujar Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta Rabu (5/11/25).

Rahmad menerangkan PT Pupuk Indonesia mengembangkan teknologi pertanian presisi melalui program Agrosolution dan sistem PreciX terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk hingga 30 persen dan air hingga 37 persen, serta mendongkrak hasil panen lebih dari 30 persen.

Pada 2024, riset Pupuk Indonesia di 46 titik demplot di 12 provinsi mencatat kenaikan produktivitas rata-rata 13,5 persen.

"Di Subang, Jawa Barat, penerapan pertanian presisi di lahan 11,68 hektar mampu meningkatkan hasil panen menjadi 5,6 ton per hektar, naik sekitar 10% dibanding metode konvensional. “Teknologi menjadi langkah nyata menuju pertanian yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” kata Rahmad.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi, Pupuk Indonesia bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) kembali meluncurkan FertInnovation Challenge 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi peneliti, startup, dan profesional untuk mengembangkan solusi inovatif di bidang pupuk dan pertanian.

Mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”, kompetisi tahun ini membuka empat kategori strategis, yakni Precision Agriculture & Digital Farming, Climate-Resilient & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain, serta Process & Plant Engineering.

“Pemerintah menargetkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia. Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar ide dan riset anak bangsa bisa berkontribusi nyata,” ujar Rahmad.

baca juga

Pendaftaran dibuka mulai 6 Oktober hingga 20 November 2025. Setelah melalui tahap penyaringan dan seleksi, tiga finalis terbaik dari setiap kategori akan mengikuti Final Pitching pada Desember 2025. Ide-ide unggulan nantinya akan diinkubasi di lingkungan Pupuk Indonesia Group agar bisa dikembangkan hingga tahap komersialisasi.

Rahmad berharap FertInnovation Challenge tidak hanya menjadi ajang kompetisi ide, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem inovasi berkelanjutan yang memperkuat daya saing dan efisiensi industri pertanian nasional.

Sejak pertama kali digelar pada 2021, program ini telah menarik lebih dari 1.300 ide inovasi dan melibatkan 37 institusi mitra, menjadikannya salah satu ajang inovasi terbesar di sektor pertanian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:03 WIB

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 14:47 WIB

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 13:27 WIB

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 09:03 WIB

Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025

Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025

Bisnis | Minggu, 02 November 2025 | 22:31 WIB

Terkini

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:46 WIB

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 17:45 WIB

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:33 WIB

×